Monday, November 3, 2014

Realita Cinta - Nagita Slavina

Realita Cinta - Nagita Slavina
Ku tak pernah mimpikan ini 
Bertemu denganmu tak terbayang
Ku yakin Tuhan mau kita bersatu dalam realita
Mengakhiri semua drama, drama selama ini dan untuk sekarang

Hanyalah ada aku sayang, hanya aku selalu di sampingmu
Kamu dan aku satu sampai bumi tak bundar lagi

Mungkin aku bukan yang terbaik, masih banyak yang lebih dariku
Ku tak bisa menjanjikan ombak akan berlabuh di pantai biru
Ku hanya tahu satu hal kaulah yang diutus Tuhan dan aku cinta padamu
Akulah realita cintamu sekarang dan untuk selama-lamanya

Kamu dan aku satu sampai bumi tak bundar lagi
Kita buktikan pada dunia
Cinta dan cita-cita kita yang terbaik

Kita bersatu dalam realita
Mengakhiri semua drama, drama selama ini dan untuk sekarang
Hanyalah ada aku, sayang, hanyalah aku selalu di sampingmu
Kamu dan aku satu sampai bumi tak bundar lagi

Akulah realita cintamu sekarang dan untuk selama-lamanya
Kamu dan aku satu sampai bumi tak bundar lagi
Akulah realita cintamu sekarang dan untuk selama-lamanya
Kamu dan aku satu sampai bumi tak bundar lagi

POETRY PART #24

Pertama Dari Keringatnya
Naeli Mukarimah

Andai angin mampu melampaui jarak
Tanpa bertanya seberapa panjangnya
Andai rembulan mampu menerangi
Tanpa bertanya seberapa lamanya

Aku akan meminta angin
Mengantarkan rasa banggaku padanya
Aku akan memerintah rembulan
Untuk menerangi angin berjalan seberapa jauhnya

Padanya sosok kebanggaan keluarga
Betapa beruntung saat aku dapat melihat keringatnya
Sayangnya hanya hasil keringat
Bukti bahwa dirinya telah berbeda

Sungguh betapa aku terkesan padanya
Saat menerima sesuatu pertama dari keringatnya
Tak banyak memang hasil pemberiannya
Namun satu makna, ternyata dia sangat menyayangiku

Kakakku
Andai saja kau tau
Betapa aku disini kerap mendoakanmu
Berharap kau dapat melakukan lebih dari itu

Umy Amanah

Secondhand Serenade - Fall For You

Secondhand Serenade - Fall For You  

Umy Amanah


The best thing about tonight's that we're not fighting
Hal yang terbaik malam ini, dimana kita tidak saling bertengkar

Could it be that we have been this way before
Mungkin karena kita sudah pernah melalui sebelumnya

I know you don't think that I am trying
Aku tahu kamu tidak memikirkan bahwa aku pernah mencoba

I know you're wearing thin down to the core
Aku tahu kamu selalu merasa tidak baik

But hold your breathe
Tapi tahanlah nafas mu

Because tonight will be the night that I will fall for you
karena malam ini adalah malam dimana aku akan jatuh tertidur bersamamu

Over again
Lagi dan lagi

Don't make me change my mind
Jangan buat aku kembali berpaling

Or I wont live to see another day
Atau aku takan bisa hidup untuk melihat hari nanti

I swear it's true
Aku bersumpah ini adalah sebenarnya

Because a girl like you is impossible to find
Karena gadis sepertimu takan bisa aku temukan lagi

Your impossible to find
Kamu mustahil untuk aku temukan lagi

This is not what I intended
Bukan ini yang aku maksud

I always swore to you i'd never fall apart
Aku bersumpah padamu bahwa aku takan jatuh

You always thought that I was stronger
Kamu selalu mengajarkan aku untuk terus kuat

I may of failed
Aku mungkin saja gagal

But I have loved you from the start
Tapi aku telah mencintaimu dari awal ini
Ohhhh

But hold your breathe
Tapi tahanlah nafas ini
Because tonight will be the night that I will fall for you
Over again
Don't make me change my mind
Or I wont live to see another day
I swear it's true
Because a girl like you is impossible to find
It's impossible

So breathe in so deep
Bernapas yang dalam

Breathe me in
bawalah aku kedalamnya

I'm yours to keep
Aku adalah milikmu untuk kau simpan dan sayangi

And hold onto your words
Dan peganglah semua kedalam kata-katamu
Cuz talk is cheap
Bukan karena bicara itu adalah murahan
And remember me tonight
Tapi ingatlah aku malam ini

When your asleep
Saat kamu tertidur

Because tonight will be the night that I will fall for you
Over again
Don't make me change my mind
Or I wont live to see another day
I swear it's true
Because a girl like you is impossible to find
Tonight will be the night that I will fall for you
Over again
Don't make me change my mind
Or I wont live to see another day
I swear it's true
Because a girl like you is impossible to find
Your impossible to find

Sunday, November 2, 2014

7 ICONS Pelesir

Perkenalan dulu kami Kelompok 7 dalam rangka mencari informasi mengenai tugas Folklor mengantarkan kami pada Obyek Wisata Umbul Manten Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten-Jawa Tengah. Perjalanan dimulaih dari kampus tepatnya Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dengan berangotakan empat orang ketambahan empat orang lagi yang ingin liburan. Tepat sekali jika anggota kelompok kami sebenarnya hanya Tri Janarti, Umi Amanah, Yeremia Catur Nugraha, dan Zulfahmirda Matondang. Ini tambahan orang yang ingin berlibur yaitu Jawahir Gustaf Rizal M., Klaimen, Eka Cristina Anggasari, dan Icha Latifah Hanum. 

Info Umbul Manten sebenarnya hanya dari Yeri, namun kelompok kami tetap melancong ke tempat tersebut dengan modal nekat dan rasa tidak malu bertanya. Dalam perjalanan sesekali kita bertanya, namun pertanyaan pertama pada warga menjelaskan bahwa tujuan kita masih sangat jauh, apa daya waktu itu aku mendengarnya dengan rasa takut membonceng Eka waktu itu. Perjalanan kita lalui dengan pelan, berharap agar tidak ada yang tertinggal dari rombongan. Hanya dengan empat motor dan delapan penumpang, kami lantas bertanya seberapa jauh lagi tujuan kita saat jalan yang kita lewati terasa sudah sedikit jauh dan meninggalkan lelah tanpa bekas.

Dua kali kita lalui jawaban yang mengecewakan, tepat sekali bahwa obyek wisata yang kita tuju sebagai obyek penelitian ternyata sudah terlewati ratusan meter. Tanpa menunggu lagi kami semua berputar balik, setelah merasakaan pantat ini agak sedikit panas dan tidak berasa ternyata obyek wisata Umbul Manten sudah di depan mata. Betapa bahagianya coba, melihat kerindangan pohon yang kala itu kita memandangnya dari kegersangan aspal jalan. Kamipun langsung memarkir kendaraan di parkiran yang telah disediakan.

Wawancarapun kami lakukan dengan iringan suara jepretan kamera tidak melupakan bahwa tujuan utama kami kesitu adalah untuk mendapatkan informasi mengenai Umbul Manten hal tersebut untuk tugas pemenuhan mata kuliah Folklor. Teman lain yang bukan anggota kelompok sangat menikmati panorama dengan bermain air dan berfoto selfi bersama. 

Setelah selesai dengan keperluan tugas, kamipun tanpa sadar melakukan hal yang sama seperti teman-teman kita lakukan sebelumnya. Berfoto, bermain air bahkan sampai mandi di lokasi pemandian yang disiapkan, airnya yang konon merupakan air mata pengantin wanita memang terlihat sangat jernih dan memiliki daya tarik untuk mandi di tempat tersebut. Namun, hanya anak laki-laki saja yang mandi, para wanita lebih memeilih mengambil foto untuk mendokumentasikan keindahan panorama kala itu. Haripun semakin sore mengantarkan kita untuk kembali ke rumah masing-masing, meski sebelumnya diakhiri makan bersama di angkringan pinggir jalan. Hari itu melelahkan, namun membahagiakan tanpa bisa kita bicarakan seperti inilah kami hanya bisa menuliskan. 

Obyek Wisata Umbul Manten Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten-Jawa Tengah
Obyek Wisata Umbul Manten Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten-Jawa Tengah
Obyek Wisata Umbul Manten Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten-Jawa Tengah

Terimakasih Mutia Puri Sanctita

Sekolah Bisnis Dan Manajemen Institut Teknologi Bandung
Okay guys sedikit bercerita mengenai sahabat yah sore ini. Nggak usah basa basi mendefinisikan pengertian sahabat yah, soalnya sahabat itu bukan definisi, ilusi, imajinasi atau apapun yang tak nyata sesuai realita insani. Banyak orang memiliki teman, tapi sedikit orang memiliki sahabat, beruntungnya diriku yang memiliki akan hal itu. Ah ,... jangan terlalu panjang cerita mengenai anggapan sahabat. Hahahahaha..... takut saja hanya aku yang menganggapnya sahabat, tak berbalik dia menganggapku apa. 

Okay kawan aku akan bercerita tentang sosok gokil, kece, baik dan terserah apa pendapat kita ungkapin aja tentang sifatnya. Yah,... namanya Mutia Puri Sanctita, sebenarnya dia temen SMPku, mungkin karena komunikasi yang tak pernah putus menjadikan kita tak terlalu dekat dan tak terlalu jauh sampai detik ini. Maaf saja, sore ini aku baru sempat menuliskan ucapan terimakasihku padanya. Padahal bantuan yang dia berikan sudah berlalu alias kerdaluarsa tiga bulan yang lalu.

Bos Sanct sapaan akrabku padanya, agak terkesan sulit memang, belibet pula pengucapannya. Pasalnya, anak-anak memanggilnya Tita atau Tit, aku cuman takut kepleset aja saat memanggilnya pakai kata itu. Okay next,... Tiga bulan lalu aku masih inget jasanya buatku menjadi seperti sekarang ini. Aku gagal dalam SNMPTN dan sahabatku langsung lolos SNMPTN ITB pula ya dia si Mutia Puri Sanctita prodinyapun Sekolah Bisnis Dan Manajemen, luar biasa bukan?

Kegagalanku berlanjut pada yang ke-2. Exactly SBMPTN pun aku gagal, saat itu munafik jika diriku tak merasa terpuruk. Aku banyak menghabiskan waktu untuk diam, memandang waktu untuk menunggu, dan kaku untuk menerima semua hal itu. Parahnya aku bingung akan melakukan tindakan apa waktu itu. Alloh SWT. (Tuhanku) waktu itu merencanakan sesuatu sedikitpun aku tak tahu, sayangnya aku sedikit mengerti clue, yah .... mengirimkan Mutia Puri Sanctita sahabatku sendiri untuk mengajari. 

Waktu itu semacam tutor sebenarnya, Bos Sanct mau mengajariku. Jujur waktu itu baru pertama kalinya aku melihat keikhlasan dari raut wajah seseorang, keinginan untuk memberikan ilmu yang dia miliki pada seseorang, dan semangat berusaha melakukan apa yang dia bisa dan pada saat itu tujuannya adalah untukku. Saat semua orang hanya bisa mengacuhkan akan kegagalanku waktu itu aku sadar bahwa sahabatlah yang benar-benar ada saat semua pergi meninggalkan kita.

Hampir dua minggu Bos Sanct mengajariku, hingga hari itu Minggu, 3 Agustus 2014 waktuku untuk mengerjakan soal-soal UMBPT. Tepat 11 Agustus 2014 akhirnya aku diterima di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Terimakasih sahabat, apa yang engkau lakukan semoga bisa menjadi referensi untuk aku lakukan, apa yang engkau perjuangkan semoga bisa menjadi pelajaran untuk aku laksanakan. Selain karena Alloh SWT dan Keluarga, sekarang aku seperti ini dan disini tentulah karenamu Mutia Puri Sanctita (Mahasiswa Sekolah Bisnis Dan Manajemen Institut Teknologi Bandung). Semoga dengan segala yang engkau berikan, Alloh SWT akan lebih memberikan segala apa yang engkau butuhkan. Aamiin

"Terkadang sesuatu menjadi terlihat saat kita benar-benar gagal, salah satunya siapa yang berada di samping kita dan menggandeng kita untuk tetap kuat serta beranjak pada langkah yang Insya Alloh berkah." - Umy Amanah

Salam sahabat dari Surakarta untuk yang ada di Bandung sana.

Tuesday, September 23, 2014

Pria Perlu Belajar Ini Dari Wanita...!

cinta, kepekaan, perasaan dan ketulusan
Kenapa selalu wanita? Iya,.... itulah pertanyaan yang tepat. Ketika sebuah kepekaan dan ketulusan selalu dimiliki wanita, apakah harus selalu sang wanita yang mengajarinya pada seorang pria yang sangat dicintainya. Terutama untuk tau apa yang ada dalam hati sang wanita karena tipisnya rasa kepekaan pada sosok pria, bahkan terkadang susah tuk ditebak apakah seseorang itu memiliki ketulusan atau tidak.

Apa ini hasil dari emansipasi yang berlebihan? Hingga selain tingkat kecerdasan, sang wanitapun harus mengajari tingkat kepekaan sekaligus ketulusan dalam perasaan pada sosok pria. Ah.... menurutku ini adalah imbas dari gengsi pribadi sosok laki-laki saja. Padahal, saat sang wanita memiliki kepekaan tanpa adanya balasan dari sang pria saja itu sudah menyedihkan, apalagi untuk mengajarkan bagaimana kepekaan itu tertuju untuk sebuah perasaan. 

Mengertilah wahai sang pria, bagaimana sang wanita tersakiti saat perasaannya terpungkiri. Bagaimana dia tersayat saat darimu tak ada sedikit isyarat. Bagaimana dia terbuai saat mendapat gombalan alay. Bagaimana dia menjerit saat kamu tak pernah meluangkan waktu sempit. Bagaimana dia diam saat kamu hanya bisa mendendam. Bagaimana dia pasrah saat untuk sedikit serius saja kamu tak pernah. Bagaimana dia deg-degan saat kamu tak kunjung memberi kepastian. Bagaimana dia dadanya menyempit saat hanya mendapat kabar darimu meskipun itu sedikit. Serta bagaimana saat matanya berkaca saat kamu tak pernah menganggap semua kepeduliannya.

Belajarlah dari itu semua wahai sang pria. Ketahuliah bagaimana kalian terlalu beruntung mendapatkan cintanya, karena tanpa kamu mintapun sang wanita akan memberikan ketulusan perhatian serta kepekaan perasaannya. Apalagi yang diragukan sosok sang pria dengan terus mengacuhkannya, justru wanitalah yang seharusnya meragukan sang pria, apakah suatu saat nanti sosok yang dicintai sang wanita akan mendapatkan cinta seperti cinta yang dimiliki oleh sang wanita sekarang ini? Pekalah akan cinta yang menghampirimu wahai sang pria, maka balaslah dengan ketulusan cinta yang kamu miliki.

Teruntuk : Sang Pria Yang Selalu Dicintai Tanpa Pernah Menyadari.

Thursday, September 18, 2014

KAU INI BAGAIMANA? Oleh Gus Mus

Kau ini bagaimana atau aku harus bagaimana.
Kau ini bagaimana atau aku harus bagaimana.

Kau ini bagaimana..
Kau bilang aku merdeka kau memilihkan untukku segalanya
Kau suruh aku berfikir Aku berfikir kau tuduh aku kafir
Aku harus bagaimana…
Kau suruh aku bergeraklah Aku bergerak kau curigai
Kau bilang jangan banyak tingkah
Aku diam saja kau waspadai

Kau ini bagaimana...
Kau suruh aku memegang prinsip
Aku memegang prinsip Kau tuduh aku kaku
Kau suruh aku toleran Aku toleran kau bilang aku plin-plan

Aku harus bagaimana…
Kau suruh aku maju Aku maju kau serimpung kakiku
Kau suruh aku bekerja Aku bekerja kau ganggu aku

Kau ini bagaimana...
Kau suruh aku taqwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
Kau suruh aku mengikutimu Langkahmu tak jelas arahnya
Aku harus bagaimana..

Aku kau suruh menghormati hukum, Kebijaksanaanmu menyepelekannya
Aku kau suruh berdisiplin, Kau mencontohkan yang lain
Kau ini bagaimana...

Kau bilang Tuhan sangat dekat
Kau sendiri memanggil-manggilnya dengan pengeras suara setiap saat
Kau bilang kau suka damai, Kau ajak aku setiap hari bertikai

Aku harus bagaimana...
Aku kau suruh membangun, Aku membangun kau merusakkannya
Aku kau suruh menabung, Aku menabung kau menghabiskannya
Kau ini bagaimana...

Kau suruh aku menggarap sawah, Sawahku kau tanami rumah-rumah
Kau bilang aku harus punya rumah, Aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah

Aku harus bagaimana...
Aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
Aku kau suruh bertanggungjawab, kau sendiri terus berucap Wallahu A’lam Bis Showab

Kau ini bagaimana..
Aku kau suruh jujur, Aku jujur kau tipu aku
Kau suruh aku sabar, Aku sabar kau injak tengkukku

Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, Sudah ku pilih kau bertindak sendiri semaumu
Kau bilang kau selalu memikirkanku, Aku sapa saja kau merasa terganggu

Kau ini bagaimana..
Kau bilang bicaralah, Aku bicara kau bilang aku ceriwis
Kau bilang jangan banyak bicara, Aku bungkam kau tuduh aku apatis
Aku harus bagaimana...

Kau bilang kritiklah, Aku kritik kau marah
Kau bilang carikan alternatifnya
Aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja

Kau ini bagaimana..
Aku bilang terserah kau, Kau tak mau
Aku bilang terserah kita, Kau tak suka
Aku bilang terserah aku, Kau memakiku
Kau ini bagaimana, Atau aku harus bagaimana....

Umy Amanah
Powered by Blogger.