Showing posts with label IPS Geografi. Show all posts
Showing posts with label IPS Geografi. Show all posts

Saturday, October 12, 2013

PETA DAN PEMETAAN

PETA DAN PEMETAANDalam materi Geografi kelas XII semester I tentunya kita akan membahas mengenai PENGETAHUAN PETA DAN PEMETAAN. Mengawalinya kita harus mengetahui atau memahami pengertian peta itu sendiri. Pengertian Peta disini adalah gambaran konfensional baik sebagian maupun seluruh permukaan bumi pada bidang datar dengan menggunakan skala tertentu. Konfensional dapat diartikan sebagai ketentuan-ketentuan yang harus dipatuhi. 
Selain harus mengerti tentang pengertian peta, kita juga harus mengetahui pengertian Atlat. Pengertian atlas yaitu kumpulan beberapa peta yang telah dibukukan dan dilengkapi dengan indeks peta.
Mengacu materi yang akan kita pelajari, selain pengertian peta dan pengertian atlas, kita juga harus mengetahui pengertian Globe. Pengertian Globe yaitu tiuran bola bumi dengan skala tertentu.

Syarat-syarat peta:
a. Conform 
Conform adalah syarat peta bahwa gambar yang tergambar pada peta bentuknya harus sama atau sebangun dengan fenomena atau realita yang ada di lapangan.
b. Ekuidistan
Ekuidistan adalah syarat peta bahwa jarak yang tergambar pada peta harus sama atau sesuai dengan jarak di lapangan setelah diperkecil melalui skala.
c. Ekuivalen
Ekuivalen adalah syarat bahwa bidang yang tergambar pada peta luasnya harus sesuai dengan luas di lapangan setelah diperhitungkan dengan skala.

Diatas merupakan syarat-syarat peta. Setalah memahaminya, tentunya kita lanjut pada materi berikutnya yaitu klasifikasi peta:
1. Klasifikasi Peta Berdasarkan Skala 
a. Peta Kadaster
Peta kadaster merupakan peta dengan skala 1:100 - 1:5.000. Peta ini tergolong peta paling besar. Contoh peta kadaster yaitu : Peta Sertifikat Tanah, Peta Tata Guna Lahan, Peta Pembangunan.
b. Peta Skala Besar
Peta skala besar merupakan peta yang skalanya 1:5001 - 1: 250.000. Peta ini dibawahnya peta kadaster. Contoh peta dengan skala besar yaitu : Peta Kelurahan.
c. Peta Skala Sedang
Peta skala sedang adalah peta yang skalanya 1:250.001 - 1: 500.000. Peta ini merupakan peta yang besarnya dibawahnya peta besar. Contoh peta skala sedang yaitu : Peta Kabupaten/Kota.
d. Peta skala Kecil
Peta skala kecil merupakan peta dengan skala 1:500.001 - 1: 1.000.000. Peta ini merupakan peta kecil. Contohnya peta skala kecil yaitu : Peta Provinsi.
e. Peta Skala Geografis
Peta skala geografis merupakan peta yang skalanya 1:1.000.000 keatas. Contoh peta skala geografis yaitu : Peta Negara, Peta Benua dan Peta Dunia.

2. Klasifikasi Peta Berdasarkan Isi
a. Peta Umum
Peta umum merupakan peta yang menggambarkan fenomena-fenomena atau keadaan yang bersifat umum.
# Peta Chorografi
Peta chorografi adalah peta yang menggambarkan fenomena-fenomena yang bersifat umum dan berskala kecil. Contoh peta chorografi yaitu :Peta Negara, Peta Benua, Peta Dunia.
# Peta Topografi
Peta topografi adalah peta yang menggambarkan bentuk-bentuk muka bumi atau menggambarkan relief muka bumi.
b. Peta Khusus
Peta khusus adalah peta yang menggambarkan fenomena-fenomena yang bersifat khusus. Contoh peta khusus yaitu: Peta persebaran penduduk, peta pelayaran, peta hasil bumi, peta pertambangan.

Komponen-Komponen Peta
1. Judul Peta
Judul peta berfungsi mencerminkan isi dari peta tersebut. Penempatan judul diatas, diluar garis tepi dan ditengah serta menggunakan huruf kapital.

2. Skala Peta
Skala peta yaitu perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di lapangan. Skala peta dibedakan menjadi:
a. Skala angka
Skala angka merupakan skala yang dinyatakan dengan angka.
b. Skala Garis
Skala garis merupakan skala yang dinyatakan dengan garis.
c. Skala Verbal
Skala verbal merupakan skala yang dinyatakan dengan kaliamt. 

3. Legenda Peta
Legenda peta adalah keterangan dan simbol-simbol tentang fenomena-fenomena yang ada pada peta. Fungsi legenda peta itu sendiri adalah untuk memudahkan para pembaca peta. Penempatan legenda peta pada pojok peta di dalam garis tepi yang kosong sehingga tidak mengganggu peta utama.
4. Simbol Peta
a. Simbol Titik
Simbol titik digunakan untuk menggambarkan suatu lokasi.
PETA DAN PEMETAAN
b. Simbol Garis
Simbol garis adalah untuk menggambarkan fenomena yang bentuknya memanjang
PETA DAN PEMETAAN
c. Simbol Area
Simbol yang digunakan untuk menggambarkan suatu lokasi atau tempat.
PETA DAN PEMETAAN 

4. Inset Peta
Inset peta adalah peta yang ukurannya lebih kecil dari peta utama yang berfungsi untuk memerjelas suatu daerah pada peta berkaitan arti penting daerah tersebut dibanding dengan daerah lain. Penempatan inset peta adalah di pojok peta dan di daerah yang kosong dalam garis tepi.

5. Garis Astronomi
Garis astronomi adalah garis lintang dan garis bujur. Berfungsi untuk menunjukan atau menentukan letak suatu lokasi secara tepat.

6. Orientasi Peta
Berfungsi untuk menunjukan arah mata angin.

7. Letering
Merupakan tatacara penulisan dan pewarnaan pada peta.

8. Garis Tepi
Adalah garis yang berfungsi untuk membatasi daerah yang dipetakan dan juga memiliki nilai keindahan. Menggunakan warna gelap.

9. Tahun Pembuatan
Merupakan petunjuk kapan peta tersebut dibuat. Berfungsi mencocokkan kesesuaian fenomena yang tergambar pada peta dengan fenomena sebenarnya di lapangan

10. Sumber Peta
Menunjukan darimana data-data yang termuat pada peta diambil dan untuk memudahkan dan mencocokkan dengan sebenarnya. 

Umy Amanah

Friday, October 11, 2013

INDUSTRI DAN PERSEBARANNYA

Pengertian industri Tujuan Pembangunan Industri Syarat-syarat Industri Faktor Pendorong IndustriOkey guys, kali ini saya akan membahas materi GEOGRAFI KELAS XII mengenai INDUSTRI DAN PERSEBARANNYA. Pembahasan mengenai ini tentunya kita harus terlebih dahulu memahami apa itu industri. Pengertian industri itu sendiri yaitu kegiatan produksi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi dan barang jadi kedalam barang yang nilainya lebih tinggi.
Setelah kita mengetahui atau memahami pengertian industri, selanjutnya dalam materi ini kita harus tau mengenai beberapa hal di bawah ini yaitu:
a. BarangMentah
=> Adalah barang yang diperoleh dari sumber daya alam yang dimanfaatkan dalam proses produksi.
 b. Barang Setengah Jadi
=> Yaitu barang yang asalnya dari bahan baku yang telah diolah namun belum sampai ke tahap barag jadi.
c. Barang Jadi
=> Yaitu barang hasil industri yang sudah jadi dan siap dikonsumsi oleh masyarakat.

Tujuan Pembangunan Industri 
a. Meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
b. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
c. Mengurangi tingkat ketergantungan dari negara lain.
d. Meningkatkan keikutsertaan masyarakat dan kemakmuran golongan ekonomi lemah.
e. Memperluas dan memeratakan kesempatan kerja
f. Meningkatkan pendapatan masyarakat.
g. Meningkatkan devisa negara.

Syarat-syarat Industri
a. Tersedianya barang mentah, bahan baku sumberdaya alam dan manusia.
b. Tersedianya tenaga kerja yang terdidik dan terlatih serta tenaga kerja ahli untuk mengolah sumber daya alam.
c. Tersedianya modal yang memadai.
d. Tersedianya transportasi yang baik.
e. Menejemen yang baik untuk mengatur segala proses dalam industri.
f. Adanya perubahan masyarakat agraris ke masyarakat industri.

Faktor Pendorong Industri
a. Tersedianya bahan baku
b. Tersedianya modal.
c. Jumlah Penduduk
d. Jaringan pemasaran yang luas
e. Jaringan transportasi yang memadai.
f. Stabilitas nasional
g. Letak Indonesia yang strategis

Faktor Penghambat Industri
a. Pemasaran yang kurang lancar.
b. Barag yang disediakan sudah tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
c. Modal yang tidak lancar.
d. Bahan baku tertentu tergantung ekspor dari negara lain.
e. Sarpras industri yang kurang memadai.
f. Terbatasnya tenaga kerja terampil.

Dampak Positif Industri
a. Menambah penghasilan penduduk
b. Menghasilkan barang yang diperlukan masyarakat
c. Memperbesar kegunaan barang
d. Memperluas lapangan kerja
e. Mengurangi ketergantungan terhadap negara lain
f. Industri perkebunan dapat menambah hasil 
g. Merangsang masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan Industri
h. Memperluas kegiatan ekonomi Indonesia

Dampak Negatif Industri
a. Lahan pertanian berkurang
b. Tanah pemukiman berkurang
c. Cara hidup masyarakat berubah
d. Tercemarnya lingkungan

Umy Amanah

Saturday, June 8, 2013

Kerusakan Dan Upaya Melestarikan Lingkungan Hidup

Kerusakan Lingkungan Hidup

Umy Amanah a. Faktor Alam (Bencana Alama)
1. Gunung Meletus
2. Gempa Bumi
3. Badai
4. Banjir
5. Kekeringan
6. Kebakaran Hutan
7. Pemanasan Global
8. Tsunami
9. Tanah Longsor

b. Faktor Manusia
1. Kerusakan Hutan
2. Pencemaran
4. Ilegalloging
5. Pembalakan Liar
6. Eksploitasi sumber daya alam

Upaya Melestarikan Lingkungan 
1. Tebang Pilih
2. Reboisasi
3. Larangan Ilegaloging
4. Pembuatan Undang Undang
5. Terasering

Umy Amanah 

Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Lingkungan Hidup

Umy AmanahSetelah belajar mengenai kualitas lingkungan hidup dan macam-macam kualitas lingkungan hidup. Kini saatnya kita mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas lingkungan hidup. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas lingkungan hidup yaitu :
a. Faktor Sosial 
Yaitu pertumbuhan penduduk dan peningkatan kesejahteraan penduduk. Pertumbuhan penduduk (Jumlah Penduduk Yang Banyak) bisa menyebabkan peningkatan kualitas lingkingan hidup. Contohnya: Negara Cina dengan populasi penduduk terbanyak nomer satu dunia namun dengan banyaknya penduduk tersebut mereka bisa menciptakan atau memproduksi barang-barang yang laku di pasaran internasional. Kualitas lingkungan hidup menurun contohnya yaitu semakin banyak orang yang susah mendapat pekerjaan karena populasi penduduk yang tinggi, maka tingkat kriminalitaspun tinggi.

b. Faktor Teknologi 
Dengan kemajuan teknologi yang memanjakan manusia dengan berjuta kemudahan disisi lain menimbulkan polusi dan eksploitasi sumber daya alam. 

c. Faktor Politik 
Kebijakan pemerintah dan penegakannya sangat berpengaruh terhadap lingkungan apakah kebijakan itu peduli terhadap lingkungan atau tidak. Contoh kebijakan pemerintah yang peduli lingkungan yaitu : Kebijakan penanaman 1000 pohon untuk memperbaiki kondisi bumi kita. 

d. Faktor Ekonomi
Yaitu pembangunan ekonomi dengan memaksimalkan penggunaan sumber daya alam untuk industri.

Umy Amanah

Kualitas Lingkungan Hidup

Umy AmanahKali ini yang masih pada belajar Geografi kelas XI SMA saatnya kita mempelajari mengenai Kualitas Lingkungan Hidup. Tahu tidak apa itu kualitas lingkungan hidup? Benar sekali, kualitas lingkungan hidup adalah derajat pemenuhan kebutuhan dasar, semakin tinggi derajat pemenuhan kebutuhan dasarnya maka lingkungannya semakin berkualitas.
Macam-macam kualitas lingkungan hidup :
a. Kualitas Lingkungan Fisik 
Yaitu sebuah kondisi alamiah baik biotik maupun abiotik yang mempengaruhi kehidupan manusia. Contohny : Tumbuhan yang berkualitas adalah tumbuhan yang rindang, menghasilkan uang, dapat jadi peneduh.

b. Kualitas Lingkungan Sosial 
Yaitu kondisi manusia baik indifidu maupun kelompok yang mempengaruhi perubahan dan perkembangan sosial. Contohnya : Guru yang berkualitas yaitu guru yang saat mengajar bisa menguasai kelas, bisa memberikan materi dengan baik, materinya dapat dimengrti oleh siswanya.

c. Kualitas Lingkungan Budaya 
Yaiu suatu kondisi materi maupun nonmateri yang dihasilkan manusia melalui aktifitasnya dan kreatifitasnya yang mempengaruhi pembangunan kehidupan. Contohnya : Kebiasaan, adat istiadat, hukum.

d. Kualitas Lingkungan Ekonomi
Yaitu sebuah kondisi penghasilan atau pendapatan yang diperoleh dari pekerjaannya. Contohnya : Indonesia menjadi negara berkembang dengan pendapatan perkapita semakin tinggi.

Umy Amanah

Daya Dukung Lingkungan

Daya Dukung Lingkungan Kalian tahu tidak apa itu Daya Dukung Lingkungan ? Nah, benar sekali bahwa daya dukung lingkungan adalah sebuah kemampuan untuk mendukung kehidupan. Setelah kalian tahu apa itu daya dukung lingkungan, harus ditambah ilmunya nih mengenai prinsip-prinsip daya dukung lingkungan. 
Prinsip-prinsip daya dukung lingkungan yaitu :
a. Prinsip Mengurangi
Prinsip mengurangi yaitu sebuah prinsip menghemat, mengendalikan dan efisiensi dan mencari sumber daya alam alternatif yang ramah lingkungan.
Contoh Prinsip Mengurangi : Menghemat penggunaan kertas, karena kertas terbuat dari bahan baku kayu hasil penebangan hutan. Hal tersebut dapat mencegah terjadinya penebangan liar. Energi alternatifnya yaitu menggunakan laptop dalam penyerahan tugas-tugas sekolah misalnya.
b. Prinsip Memakai Ulang
Prinsip memakai ulanga adalah sebuah prinsip memakai kembali barang hasil produksi yang telah terpakai tetapi masih memiliki nilai guna tanpa proses daur ulang.
Contoh prinsip memakai ulang yaitu : Memakai toples bekas untuk menyimpan bumbu dapur. Memakai botol sirup untuk tempat minum.
c. Prinsip Daur Ulang
Prinsip daur ulang adalah sebuah prinsip pengolahan kembali barang bekas dalam bentuk sampah yang sudah tidak terpakai dan tidak memiliki nilai ekonomis menjadi barang berharga yang memiliki nilai ekonomis. 
Contoh prinsip daur ulang yaitu : Mendaur ulang kertas koran bekas menjadi topeng.

Pelestarian Lingkungan Hidup

Pelestarian Lingkungan Hidup Tahu tidak apa itu Pelestarian Lingkungan? Ok, tepat sekali bahwa Pelestarian lingkungan hidup adalah sebuah rangkaian upaya melindungi kemampuan lingkungan hidup dari tekanan perubahan atau dampak negatif dari suatu kegiatan agar tetap mendukung kelangsungan kehidupan manusia dan makhluk lainnya.
Setelah mengetahui pengertian lingkungan hidup, kalian sekarang harus mengetahui Ruang Lingkup Pelestarian Lingkungan Hidup :
a. Pelestarian lingkungan hidup secara rutin 
b. Perencanaan pelestarian lingkungan lingkungan hidup untuk memperbaiki lingkungan yang mengalami kerusakan baik alamiah maupun ulah manusia.
c. Perencanaan pelestarian lingkungan hidup sebagai dampak akibat perencanaan pembangunan.
d. Perencanaan pelestarian lingkungan hidup sebagai dasar perencanaan pembangunan.

Umy Amanah

Pembangunan Berkelanjutan

Pembangunan Berkelanjutan Hay friend's kini kalian semua yang pada belajar materi geografi di kelas XI tentunya harus mengetahui apa itu Pembangunan Berkelanjutan. Tahu tidak apa itu pembangunan berkelanjutan? Ya, pembangunan berkelanjutan adalah sebuah pembang lahan, kota, bisnis, masyarakat dsb. yang berprinsip memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan.

Umy Amanah

Ciri-Ciri Pembangunan Berkelanjutan

Dlam melakukan pembangunan berkelanjutan harus memenuhi ciri-ciri pembangunan berkelanjutan itu sendiri. Ciri-ciri pembangunan berkelanjutan diantaranya :
Ciri-Ciri Pembangunan Berkelanjutan 1. Pembangunan yang dilaksanakan tidak terjadi atau mampu meminimalkan kerusakan dan pencemaran lingkungan.
2.Pembangunan yang dilaksanakan memperhatikan antara lingkungan fisik dan lingkungan emosi (sosialnya).
3. Pembangunan yang dilaksanakan mampu mengendalikan pemanfaata sumber daya.
4. Pembangunan yang dilakukan mendasar pada nilai-nilai kemanusiaan serta memperhatikan moral atau nilai yang dianut dalam masyarakat.
5. Pembangunan yang dilaksanakan harus memiliki sifat fundamental dan ideal serta berjangka pendek dan pajang.
6. Pembangunan yang dilakukan mampu memperluas lapangan dan kesempatan kerja.
7. Pembangunan yang dilakukan harus mampu melakukan pemerataan atau keseimbangan kesejahteraan rakyat.
8. Pembangunan berkelanjuta dilakukan harus mampu melakukan pemerataan atau keseimbangan kesejahteraan hidup antar golongan dan antar daerah.
9. Pembangunan yang dlakukan dalam tingkat laju pertumbukan ekonomi nasional yang tinggi.
10. Pembangunan yang dilakukan harus berpedoman untuk selalu mempertahankan stabilitas ekonomi, politik, sosial budaya dan keamanan nasional. 

Umy Amanah

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan

Dalam pelaksanaan pembangunan berkelanjutan tentunya harus mengetahui hal-hal yang perlu diperhatikan diantaranya :
pembangunan berkelanjutana. Pembangunan berlangsung secara terus menerus dan harus didukung atau ditopang oleh lingkungan hidup dan manusia yang berkelanjutan.
b. Pembangunan diusahakan memungkinkan peningkatan kesejahteraan generasi sekarang tanpa mengurangi kesejahteraan generasi yang akan datang.
c. Lingkungan Hidup mempunyai keterbatasan sehingga dalam pemanfaatannya akan mengalami penurunan kualitas maupun kuantitas.
d. Peningkatan kualitas lingkungan hidup dapat meningkatkan kualitas usia harapan hidup dan menurunnya tingkat kematian.
e. Penghematan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui dan mencari sumberdaya alternatif yang ramah lingkungan.

Umy Amanah

Pembangunan Berkelanjutan

Pembangunan adalah sebuah usaha sadar untuk mengolah dan memanfaatkan SDA dalam rangka untuk meningkatkan kemakmuran lahir dan batin.
Pembangunan Berkelanjutan Macam - Macam Pembangunan Berkelanjutan
1. Pembangunan Karakter
2. Pembangunan Ekonmi
3. Pembangunan Pariwisata
4. Pembangunan Olah Raga 
5. Pembangunan Politik 
6. Pembangunan Sosial Budaya 
7. Pembangunan Agama
8. Pembangunan Pendidikan 
9. Pembangunan Kesehatan 
10. Pembangunan IPTEK

Umy Amanah

Macam Kebutuhan Dasar Manusia

Manusia sebagai hakekatnya memiliki 3 kebutuhan dasar yakni :
Macam Kebutuhan Dasar Manusia
1. Kebutuhan Dasar Hayati 
Yaitu sebuah kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi untuk manusia itu hidup diantaranya kebutuhan bernafas, makan, minum.

2. Kebutuhan Manusiawi
Yaitu sebuah kebutuhan manusi yang pemenuhannya biasanya setelah kurang merasa puas dengan kebutuhan dasar hayati. Kebutuhan manusiawi ini berupa barang-barang yang sudah diolah misalnya makanan dari beras yang diolah terlebih dahulu menjadi nasi.

3. Kebutuhan Untuk Memilih 
Yaitu sebuah kebutuhan dasar yang terpenuhinya terpengaruh pada kondisi ekonomi, keluarga, nasb dan aturan. Misalnya saat kalian berada di sekolah sebenarnya kalian mengantuk dan ingin pulang beristrahat namun karena aturan sekolah belum memperbolehkan kalian pulang maka dengan terpaksa kalian tetap bertahan di sekolah dan kebutuhan memilih anda tidak terpenuhi.

Umy Amanah

Pemanfaatan Lingkungan Hidup

Pemanfaatan Lingkungan HidupSetelah sebelumnya kita siswa kelas XI SMA telah mempelajari Faktor-faktor yang mempengaruhi lingkungan hidup, kini saatnya kita mempelajari pemanfaatan lingkungan hidup itu sendiri. Dalam memanfaatkan lingkungan hidup terlebih dahulu kita mengetahui tujuan pemanfaatan lingkungan hidup tersebut. 
A. Tujuan Pemanfaatan Lingkungan Hidup 
1. Untuk kelestarian fungsi lingkungan hidup dapat tercapai.
2. Untuk kepentingan generasi masa kini dan masa depan yang terjamin.
3. Terwujudnya manusia Indonesia sebagai Insan Lingkungan Hidup yang memiliki sikap dan tindakan melindungi dan memelihara lingkungan hidup.
4. Terciptanya keselarasan, keseimbangan dan kelestarian antara manusia dan lingkungan hidup.
5. Agar pemanfaatan SDA dapat terkendali.

B. Contoh Pemanfaatan Lingkungan Hidup 
1. Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidup Manusia
Contohnya : Air untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia untuk minum, mandi. Tanah untuk mendirikan rumah, bercocok tanam, sarana olahraga.
2. Untuk Kegiatan Industri 
Contohnya : Air untuk industri air mineral. Oksigen untuk oksigen. Bahan galian untuk industri minyak bumi. 
3. Untuk Pengobatan 
Contohnya : Belerang yang biasanya digunakan untuk pengobatan penyakit kulit. Jahe untuk obat batuk.
4. Sebagai Daerah Konserfasi 
Contohnya : Cagar Alam, Taman Nasional.
 5. Sebagai Daerah Untuk Kemajian Iptek, Penelitian Bagi Pihak-Pihak Terkait
6. Dijadikan Sebagai Kerajinan Kulit Melalui Penangkaran Hewan 
Contohnya : Penangkaran Buaya yang diambil kulitnya untuk tas, dompet, sabuk dll.
7. Pengambilan Tanaman Di Hutan Untuk Dibudidayakan 
Contohnya :Kantong semar, anggrek, teratai.

Umy Amanah

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi LH

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi LHTelah mempelajari materi Lingkungan Hidup dari pengertian, unsur, kaidah atau hukum yang berlaku. Kini saatnya kita mempelajari Fakto-faktor Yang Mempengaruhi Lingkungan Hidup yaitu :
a. Jenis dan unsur lingkungan hidup berbeda
Contohnya : Daerah A lebih memiliki kandungan air yang banyak dibanding daerah B. Maka, bisa dikatakan daerah A memiliki kondisi tanah lebih subur dibanding daerah B.

b. Interaksi antar unsur lingkungan hidup
Contohnya : Dua tempat yang berbeda mengakibatkan interaksi di tempat masing-masing pula berbeda. Misalnya di laut manusianya bermata pencaharian sebagai nelayan sedangan di gunung manusianya bermata pencaharian sebagai petani.

c. Perlakuan terhadap unsur lingkungan hidup 
Contohnya : Dua tempat yang berbeda jika perlakuannya berbeda, misal kelas A hampir setiap jam disapu sedangkan kelas B tidak pernah disapu. Secara tomatin kelas A akan lebih bersih dibanding kelas B.

d. Kondisi fisik mempengaruhi kondisi ekonomi, kodisi ekonomi mempengarhi kondisi sosial dan budaya.
Contohnya : Kondisi fisiknya yaitu sawah secara otomatis kondisi ekonominya manusianya bermata pencaharian sebagai petani dan bersosialisasinya dengan para petani lainnya serta budayanya adalah alat yang digunakan para petani misalnya penggiling padi, cangkul, dll.

e. Kondisi non material 
Yaitu suatu kondisi cuaca, kebisingan, suhu.
Contohnya : Dikota lebih banyak kendaraan dibanding di desa. Maka, tingkat kebisingan di kota lebih tinggi dibanding di desa. 


Umy Amanah

Kaidah Atau Hukum Yang Berlaku Dalam LH

Kaidah atau hukum yang berlaku dalam suatu lingkungan yaitu :

HUKUM LINGKUNGAN Hukum I : Suatu lingkungan memiliki keteraturan secara alamiah.
Hukum II : Suatu lingkungan memiliki keteraturan tersendiri selama keadaannya masih berimbang.
Hukum III : Dalam batas-batas tertentu (waktu, jumlah, jenis) akan mengalami perubahan unsur lingkungan hidup.
Hukum IV : Terjadinya interaksi antar unsur Lingkungan Hidup.

Umy Amanah

Komponen-Komponen Ekosistem

Komponen-komponen ekosistem diantaranya yaitu :
Ekosistem
a. Produsen 
Yaitu sebuah komponen ekosistem makhluk hidup yaitu tumbuhan hijau sebagai makhluk hidup yang membuat makanan sendiri.

b. Konsumen
Konsumen yaitu seluruh makhluk hidup yang tergantung dari makhluk hidup lain dalam hal ini tergantung pada produsen (herbifor).

c. Konsumen Tingkat II
Yaitu konsumen pemakan (karnifor) pemakan konsumen tingkat I.

d. Konsumen tingkat III
Yaitu merupakan konsume puncak sebagai pemangsa konsumen tingkat II.

e. Dekomposer atau Pengurai
Yaitu sebuah mikroorganisme yang mampu mengurai makhluk hidup yang telah mati (konsumen) menjadi bahan-bahan organik yang nantinya berguna untuk produsen. 

Umy Amanah


Unsur-Unsur Lingkungan Hidup

LINGKUNGAN HIDUPDalam mempelajari materi Geografi SMA kelas XI, tentunya saat membahas mengenai Lingkungan Hidup kita harus mengetahui unsur-unsur pembentuk lingkungan hidup tersebut. Oleh karena itu saya ingin membagikan ilmunya mengenai unsur-unsur pembentuk lingkungan hidup. 
Unsur pembentuk lingkungan hidup ada 4 yaitu :
a. Unsur Biotik atau Hayati
Unsur Biotik atau Hayati yaitu unsur lingkungan hidup yang merupakan seluruh makhluk hidup dari yang paling kecil sampe yang paling besar. 
Contoh unsur biotik : Bakteri, Mikroorganisme, Hewan, Tumbuhan, Manusia.

b. Unsur Abiotik atau Non Hayati
Unsur abiotik adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri dari segala sesuatu yang tak hidup atau lebih bisa dipahaminya yaitu bukan makhluk hidu.
Contoh unsur abiotik : Tanah, Air, Mineral, Gas, Energi, Matahari.

c. Unsur Unsur Sosial
Unsur sosial adalah manusia baik indifidu maupun kelompok .
Contoh unsur sosial : Teman, Tetangga, Keluarga, Masyarakat.

d. Unsur Budaya
Unsur budaya yaitu unsur pembentuk lingkungan hidup dari segala kndisi atau keadaan baik materi (benda) maupun non materi yang tersebut merupakan hasil penciptaan manusia melalui kreatifitasnya. 
Contoh unsur budaya : Rumah, Sepeda, Sepeda Motor, Kapal, Tas dll.


Umy Amanah

Lingkungan Hidup

LINGKUNGAN HIDUPBagi anak IPS tentunya kelas XI SMA. Belajar mengenai Lingkungan Hidup semestinya diberikan oleh guru mapel saat kita ada di semester dua. Memang materi ini adalah awal kita di semester dua. Tentunya dalam membahas soal lingkungan hidup, kita harus mengetahui apa itu Lingkungan terlebih dahulu. Apa itu Lingkungan? Ya, Lingkungan adalah jumlah semua benda hidup dan mati serta seluruh kondisi yang ada di dalam lingkungan. Contong lingkungan : Meja, kursi, jam, dll.

Setelah mengetahui apa itu lingkungan, barulah saatnya kita belajar mengenai Lingkungan Hidup. Ada beberapa definisi mengenai lingkungan hidup, namun saya lebih suka definisi ini yang menyatakan bahwa Lingkungan Hidup adalah segala sesuatu yang ada disekitar manusia atau makhluk hidup yang memiliki hubungan timbal balik dan komplek serta saling mempengaruhi antara satu kelompok dengan kelompok yang lain.

Paham akan Lingkungan Hidup, tentulah kalian harus tahu contoh-contoh lingkungan hidup diantaranya:
a. Lingkungan Hidup Alamiah
Lingkungan Hidup alamiah diartikan sebagai suatu lingkungan hidup yang terjadi secara alami, yang merupakan bentukan dari alam itu sendiri. Lingkungan hidup alamiah terdiri dari alam dan ekosistemnya. Contoh lingkungan hidup alami yaitu : Lingkungan hidup sungai, Lingkungan hidup pegunungan, Lingkungan hidup hutan, Lingkungan hidup laut.

b. Lingkungan Hidup Binaan 
Lingkungan hidup binaan adalah sebuah lingkungan hidup yang terbentuk karena campur tangan manusia. Atau lebih jelasnya adalah bentukan manusia baik secara waktu yang panjang maupun singkat. Contoh lingkungan hidup binaan yaitu : Lingkungan hidup sawah, Lingkungan hidup kolam ikan, Lingkungan hidup rumah.

Umy Amanah

Tuesday, May 28, 2013

Efek Rumah Kaca

Pengertian Efek Rumah Kaca
Umy Amanah
Tau nggak apa itu efek rumah kaca ? Ya, efek rumah kaca adalah  yang pertama kali diusulkan oleh Joseph Fourier pada 1824, merupakan proses pemanasan permukaan suatu benda langit (terutama planet atau satelit) yang disebabkan oleh komposisi dan keadaan atmosfernya.
Penyebab Efek Rumah Kaca 
Ini nih penyebab efek rumah kaca diantaranya :
efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya.
Energi yang masuk ke Bumi:
  • 25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer
  • 25% diserap awan
  • 45% diserap permukaan bumi
  • 5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi
Energi yang diserap dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi inframerah oleh awan dan permukaan bumi. Namun sebagian besar inframerah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya, untuk dikembalikan ke permukaan bumi. Dalam keadaan normal, efek rumah kaca diperlukan, dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu jauh berbeda.
Selain gas CO2, yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah belerang dioksida, nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana dan klorofluorokarbon (CFC). Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca.

Proses Terjadinya
Proses terjadinya efek rumah kaca ini berkaitan dengan daur aliran panas matahari. Kurang lebih 30% radiasi matahari yang mencapai tanah dipantulkan kembali ke angkasa dan diserap oleh uap, gas karbon dioksida, nitrogen, oksigen, dan gas-gas lain di atmosfer. Sisanya yang 70% diserap oleh tanah, laut, dan awan. Pada malam hari tanah dan badan air itu relatif lebih hangat daripada udara di atasnya. Energi yang terserap diradiasikan kembali ke atmosfer sebagai radiasi inframerah, gelombang panjang atau radiasi energi panas. Sebagian besar radiasi inframerah ini akan tertahan oleh karbon dioksida dan uap air di atmosfer. Hanya sebagian kecil akan lepas ke angkasa luar. Akibat keseluruhannya adalah bahwa permukaan bumi dihangatkan oleh adanya molekul uap air, karbon dioksida, dan semacamnya. Efek penghangatan ini dikenal sebagai efek rumah kaca.
Sedangkan proses secara singkatnya yaitu ketika sinar radiasi matahari menembus kaca sebagai gelombang pendek sehingga panasnya diserapa oleh bumi dan tanaman yang ada di dalam rumah kaca tersebut. Untuk selanjutnya, panas tersebut di radiasikan kembali namun dengan panjang gelombang yang panjang(panjang geklombang berbanding dengan energi) sehingga sinar radiasi tersebut tidak dapat menembus kaca. Akibatnya, suhu di dalam rumah kaca lebih tinggi dibandingkan dengan suhu yang di luar rumah kaca.

Akibat

Meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrem di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer. Pemanasan global mengakibatkan mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca juga akan mengakibatkan meningkatnya suhu air laut sehingga air laut mengembang dan terjadi kenaikan permukaan laut yang mengakibatkan negara kepulauan akan mendapatkan pengaruh yang sangat besar.
Menurut perhitungan simulasi, efek rumah kaca telah meningkatkan suhu rata-rata bumi 1-5 °C. Bila kecenderungan peningkatan gas rumah kaca tetap seperti sekarang akan menyebabkan peningkatan pemanasan global antara 1,5-4,5 °C sekitar tahun 2030. Dengan meningkatnya konsentrasi gas CO2 di atmosfer, maka akan semakin banyak gelombang panas yang dipantulkan dari permukaan bumi diserap atmosfer. Hal ini akan mengakibatkan suhu permukaan bumi menjadi meningkat.
 
Powered by Blogger.