Sunday, December 29, 2013

POETRY PART #19

Bahagia Itu Seperti Apa ?

Selang hari aku bertanya pada malam 
Apa arti bahagia itu sesungguhnya
Tapi malam selalu diam
Bisu, atau memang menghiraukan

Banyak orang mendefinisikan kebahagiaan
Banyak pula bahagia ditahsirkan dengan sederhana
Sesimpel apa sebenarnya sebuah kebahagiaan 
Saat diriku saja tak mengerti akan perihal bahagia

Bagaimana sebenarnya sebuah perasaan bahagia
Saat kita hanya bisa mendefinisikan
Seperti malam yang selalu diam 
Saat ditanya tentang arti kebahagiaan

Sayangnya malam selalu memberi gelap
Menandakan kembalinya manusia pada waktu istirahat
Apakah malam itu bahagia 
Atau manusia yang lupa berterimakasih padanya

Umy Amanah
Umy Amanah




Friday, December 27, 2013

INI YANG INGIN SAYA RUBAH !

Umy Amanah
Hanya Ini Yang Aktif
Seminggu ini mungkin memang nggak ada tulisan di blog http://umiamanah.blogspot.com/ (Umy Amanah). Namun Sabtu (28/12/2013) pagi ini, jujur aku ingin sekali merubah diriku. Apa yang ingin aku rubah? Entahlah, namun jujur di penghujung Tahun 2013 ini aku ingin sekali merealisasikan apa yang aku inginkan dari hidupku tentang sebuah perubahan. 

Terinspirasi ketidaksengajaanku membaca artikel blog Alyssa Soebandono http://ichalyssa-soebandono.blogspot.com/ tepatnya Artikel yang berjudul Fake Twitter Account. Dalam tulisan Alyssa, disitu sebenarnya hanya menjelaskan tentang ketidaknyamanannya karena ada seseorang yang membuat account twitter seperti account yang pernah dirinya buat sebelumnya. Alyssa mengatakan bahwa sebelumnya account twitternya sudah di delete. Alyssa juga tidak memiliki Account Facebook, dia hanya memiliki blog pribadi yang memang satu-satunya situs yang dia miliki. Ia menganggap bahwa blog adalah satu-satunya media yang Alyssa pakai untuk berkomunikasi mengenai kehidupannya sekarang.

Terlepas dari itu semua, selepas aku membacanya aku semakin sadar. Yeah,.. aku salah satu orang yang memiliki banyak situs jejaring sosial diantaranya Facebook Umy Amanah, Twitter @Umy_Amanah26, dan 9 situs lainnya. Karena itu, diriku memang sering menghabiskan waktuku hanya untuk hal yang tidak penting. Seperti nongkrong di depan laptop hanya untuk bermain facebook dan twitter. Aku memang suka menulis, apapun yang menurutku menarik itu yang aku tulis. Dan hari ini sungguh menarik, karena aku akan menulis tentang perubahan yang aku impikan.

Lepas dari jejaring social memang hal yang tidak mudah, aku pernah mencobanya saat kelas IX SMP, memang karena mendekati Ujian Nasional (UN). Namun, setelah kelulusan, kembalilah aku pada kecanduanku terhadap situs-situs tersebut. Mungkin cerita ini memang lumayan panjang, tapi ini kisahnya. Ketidakbisaanku terlepas dari situs jejaring social memang menjadi polemik yang tak pernah selesai bagiku. Terlebih saat aku menjadi Ketua Dewan Redaksi Lentera Jurnalistik SMA Negeri 2 Purbalingga yang mana ekstrakurikuler tersebut yang membawaku menghasilkan 4 Online News. 

Benar-benar gagal keinginanku dari SMP yang mana aku ingin sekali terlepas dari situs jejaring, apalagi setelah aku semakin eksis dengan 4 Online News yang aku buat untuk ekstrakurikuler yang aku pimpin #Nggak bermaksud sombong. Sampe kelas XII SMA ini aku tiap harinya minimal menghabiskan 4 jam/hari hanya untuk Online Social Media. Terlebih jika ditambah dengan kesenanganku menulis di blog, hampir 8 jam/hari. 

Namun, setelah membaca artikelnya Alyssa Soebandono, entah mengapa aku sadar. Aku terlalu banyak menggunakan waktu untuk hal yang tak perlu. Terlalu rugi jika kebiasaan ini diteruskan, saat aku gagal mencoba untuk berhenti memang ajakan dan arahan untuk teteap menggunakan selalu ada. Namun aku bertanya pada diriku, kalo bukan kamu yang merubah dirimu, siapa lagi? Tepat hari inilah aku berniat akan benar-benar off dari social media, kecuali blog pribadiku Umy Amanah. Aku ingin tetap menulis di blog sebagai aktifitas yang tak pernah merugikan menurutku. Meski tak setiap hari menulis, tapi aku berharap apa yang aku tulis bisa menginspirasi setiap orang yang membacanya. 

Aku hanya berharap niat yang entah kesekian kalinya untuk off dari social media kali ini berhasil, tidak seperti sebelum-sebelumnya yang gagal di tengah jalan. Dengan mengucap Bismillahirrohmaanirrohiim,.... Insya Alloh tepat hari ini Sabtu (28/12/2013) saya (Umy Amanah) akan mengendalikan diri saya dengan hanya mengoprasikan Blog sebagai tempat berbagi inspirasi. Semoga apa yang saya niatkan bisa terlaksana. Aamiin,...

Dari banyaknya uraian di atas, saya juga hanya ingin berkonsentrasi ke Ujian Nasional SMA (UN-SMA) yang April tahun depan 2014 akan aku hadapi. Semoga ini menjadi langkah terbaik yang saya ambil demi masa depan kesuksesan diri saya. Semoga apa yang saya harapkan bisa menjadi kenyataan dengan memanfaatkan waktuku untuk hal-hal yang penting. Lebih serius dalam belajar, belajar dan belajar. Dengan tidak banyak menghabiskan waktu hanya untuk Online Social Media, semoga aku bisa Mendekatkan diriku pada Alloh SWT (Tuhanku) dan tentunya Kesuksesan Masadepanku. Aamiin...


Umy Amanah


Umy Amanah

Umy Amanah

Thursday, December 19, 2013

LEMPAR SENYUM SAJA

Pelanggaran Traffic Light
Hari ini ada yang aneh, tepatnya Kamis (19/12) pagi diwaktu aku dengan semangat berangkat sekolah membawa sepeda motor. Saat aku berhenti karena traffic light menunjukan lampu merah, entah kenapa KLAKSON MOBIL MINIBUS dengan nomor polisi B 3070 DA terus memberikan sinyal agar aku menerobos lampu merah. 

Anehnya justru pengendara lainlah yang menengok. Tepatnya bingung karena saat kita menaati peraturan justru kita disalahkan. Detik itu aku berfikir apakah seperti ini seseorang yang kehilangan jati dirinya. Saat kita mencoba melakukan perubahan dengan menaati peraturan, malah terkesan kita yang dipojokan untuk sekaligus melakukan kesalahan. Seperti inilah bagian kecil kita melakukan perubahan. 

Namun dengan tetap PD aku masih tetap menunggu lampu hijau sebagai pertanda boleh melanjutkan perjalanan. Sebelum aku melanjutkan perjalanan anehnya aku membuka kaca helm dan menengok ke sopir minibus tersebut sambil tersenyum. Hahahahah

Entah apa yang aku lakukan hari ini, mungkin aku berhasil mempermalukan orang lain. Tapi aku berharap itu menjadi satu kebaikan aku menularkan kebaikan kepada orang lain untuk sadar akan tertib berlalulintas. Semoga semakin banyak orang yang sadar bahwa Alloh SWT memberikan nyawa hanya satu pada tiap manusia. Bagaimana kita menjaganya? Salah satunya dengan tertib berlalu-lintas. 

Umy Amanah

Wednesday, December 11, 2013

APRESIASI SASTRA

SMA NEGERI 2 PURBALINGGA Umy Amanah APRESIASI SASTRAOkay guys, belajar Bahasa Indonesia di kelas XII tentunya kita akan mempelajari mengenai sastra spesifiknya mengenai Apresiasi Sastra. Sebelum terlalu jauh, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu Sastra?  Ya, tepat sekali bahwa sastra adalah karya seni yang menggunakan bahasa sebagai media.

Setelah mengetahui pengertian sastra, dalam mengapresiasi sastra kita juga harus mengetahui jenis-jenis sastra. Jenis sastra yang sebenarnya ada :
a. PUISI
Sastra puisi itu sendiri sebenarnya ada beberapa cabangnya diantaranya ada Syair, Gurindam, Pantun dan Sajak.
b. PROSA
Sastra prosa itu sendiri sebenarnya ada beberapa cabangnya diantaranya ada Novel, Cerpen dan Hikayat.
c. DRAMA
Sastra drama itu sendiri sebenarnya ada beberapa cabangnya diantaranya ada Tragedi dan Komedi.

Lanjut mengenai Unsur Intrinsik Cerpen
1. Tema
2. Amanat
3. Alur atau plot
- Permulaan
- Pertikaian
- Perumitan
- Puncak atau klimaks masalah 
- Peleraian
- Akhir atau penyelesaian
4. Konflik
- Konflik
- Penyebab konflik
- Akibat konflik

Macam-macam alur
a. Alur berdasarkan urutan waktu :
- Alur kronologi jalur maju atau alur progresif.
- Alur tidak kronologis atau alur mundur atau alur regresif atau flash back.
- Alur campuran.
b. Alur berdasarkan jumlah :
- Alur tunggal.
- Alur ganda.
c. Alur berdasarkan kepadatan :
- Alur erat.
- Alur longgar.
d. Alur Menanjak

Penokohan atau character
Metode penokohan :
a. Analitik (secara langsung)
Digambarkan melalui tempat atau lingkungan sang tokoh.
b. Dramatik (secara tidak langsung)
Digambarkan melalui percakapan atau dialog tokoh.

Macam-macam tokoh :
a. Dilihat dari tingkat peran atau tingkat kepentingannya: Tokoh Utama (protagonis dan antagonis) dan Tokoh Tambahan.
b. Dilihat dari perwatakan : Tokoh sederhana, Tokoh kompleks.

Latar
Macam-macam latar :
a. Latar Tempat
b. Latar Waktu
c. Latar Suasana

Sudut Pandang 
a. Sudut pandang persona ketiga "dia" 
- "Dia" maha tahu (Author Omniscient)
- "Dia" terbatas tahu "dia" sebagai pengamat (Author Observer).
b. Sudut pandang persona pertama "aku"
- "Aku" tokoh utama
- "Aku" tokoh tambahan
c. Sudut pandang persona campuran "aku" dan "dia"

Demikian beberapa hal yang perlu kita ketahui dalam apresiasi sastra. Sastra (SENI BAHASA), percayalah karena dengan BAHASA kita menjadi INDAH dalam SASTRA.

Umy Amanah

Tuesday, December 10, 2013

SURAT TERUNTUK PERASAANKU

Purbalingga, 10 Desember 2013

Dear : Perasaanku
Di Tempat Yang Tak Pernah Aku Tahu

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar perasaanku? Semoga kamu tidak seperti biasanya. Aku disini masih membencimu, tapi aku masih tegar menunggumu berubah. Entahlah, semoga Alloh SWT. membuatku memahamimu untuk selalu berusaha mengubahmu.

Malam ini pertama kalinya aku membuat surat untukmu (perasaanku). Kenapa? Karena jujur aku bingung harus bagaimana lagi aku mengerti dirimu. Aku benci kamu, aku benci saat aku ingin memiliki seseorang tapi kamu tak mau mengatakan. Aku benci saat aku tak mau menunggu seseorang, kamu justru menyimpan perasaan itu dalam-dalam. Aku benci saat aku tegar ternyata kamu menangis di dalam. Aku benci saat aku ingin menghiraukan seseorang tapi kamu malah tak mau memalingkan. 

Perasaanku, kenapa engkau tampak disetiap mataku berkaca? Apakah tawaku tak mengharapkanmu ada? Apakah engkau tak ingin semua mengetahuinya? Apakah engkau hanya ingin menyembunyikannya? Apakah engkau ingin semua menghiraukannya? Sampai kapan,.... sampai kapan? 

Setiap aku harus menahan keegoisanmu, setiap mataku berkaca tanpa harus menjatuhkan air mata, setiap aku tegar menatap meski sebenarnya aku tak ingin berhadap, saat aku menunduk meski engkau menginginkanku lantang memandang matanya hanya sekedar mengurangi rindu ini padanya. 

Janganlah engkau (perasaanku) sendiri yang membuatku membencimu. Menjadi pecundang dengan menyimpan perasaan dengan tak mau mengatakan. Hanya menangis saat kita merelakan seseorang itu hingga akhirnya kita merasakan apa itu kehilangan. Aku hanya ingin berjalan selaras denganmu, dengan tidak ada satupun diantara kita yang merasa tersakiti.

Balas suratku ini wahai perasaanku! Karena aku sungguh membutuhkan jawaban serta perubahanmu. :'(

Yang Memilikimu,

SURAT TERUNTUK PERASAANKU











Umy Amanah 

SENI RUPA MELUKIS MEDIA CAT MINYAK

SMA NEGERI 2 PURBALINGGA
Seni Rupa Melukis ( SENI LUKIS) media CAT MINYAK merupakan salah satu tugas SENI RUPA di SMA NEGERI 2 PURBALINGGA kelas XII dibawah bimbingan Pak Rochman Tofik ( Guru Seni Rupa Kelas XII ). Terlepas dari itu semua, munggu lalu tepatnya Selasa, 3 Desember 2013 saya (Umy Amanah) telah selesai mengerjakan tugas seni rupa melukis media cat minyak. 

Seni lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar.
Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Medium lukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvas, kertas, papan, dan bahkan film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai media lukisan. Alat yang digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan imaji tertentu kepada media yang digunakan.

Disini, kami semua menggunakan media CAT MINYAK dalam pembuatan lukisan yang menjadi tugas di kelas XII tersebut. Dalam melukis menggunakan media cat minyak dan kanvas. Ini dia alat dan bahannya:
1. Cat Minyak + Minyak Cat nya ya!
2. Kanvas
3. Palet
4. Kuas
5. Tempat Mencuci Kuas
6. Kain Lap

SMA NEGERI 2 PURBALINGGA, Umy AmanahLanjut ke teknik melukis menggunakan media cat minyak :
1. Buat sketsa di kanvas sesuai gambar yang diinginkan.
2. Mulailah menuangkan cat ke palet dan kemudian campurkan dengan minyak cat lalu aduk sampe benar-benar halus agar goresan warna yang dihasilkan di kanvas juga halus.
3. Mulailah memberikan warna dasar pada kanvas sesuai sketsa.
4. Hati-hati dengan penggunaan kuas. Gunakan kuas yang kecil untuk daerah-daerah yang sulit atau sempit bidangnya dan gunakan kuas yang besar untuk daerah yang lebar.
5. Warnai seluruh kanvas agar semua pori-porinya tertutup. 

Mungkin itu dulu beberapa hal yang dapat saya bagikan. Jangan takut dalam membuat karya seni terutama dengan media CAT MINYAK karena menurut guru saya, Pak Rochman Tofik "SENI ITU TIDAK ADA YANG SALAH DAN BUATLAH SEBUAH KARYA SENI DENGAN HATI" maka akan menghasilkan suatu karya seni yang indah dan dapat dinikmati dengan hati. Selamat mencoba, ini ada hasil lukisan saya yang alhamdulillah mendapat nilai 88 dan dipamerkan di SMA NEGERI 2 PURBALINGGA untuk satu tahun kedepan. Mengusung tema FOTOGRAFER JURNALIS mungkin karena aku terlalu mencintai dunia JURNALISTIK, sebenarnya lukisan itu merupakan persembahanku untuk LENTERA JURNALISTIK SMA NEGERI 2 PURBALINGGA.

Umy Amanah 
   

MANFAAT WUDHU

MANFAAT WUDHU SECARA MEDIS DAN AGAMA
Hay para MUSLIM di dunia. Kalian harusnya bersyukur, karena sebagai muslim minimal kita wudhu sehari lima kali, ya sesuai dengan jumlah sholat fardu. Perlu kalian ketahui manfaat berwudhu buat diri kalian sendiri. Okay kita mulai manfaat berwudhu dari segi medis ya. Manfaat berwudhu dari segi medis diantaranya : 
1. Sebuah studi baru menegaskan bahwa bilasan ke mulut dengan air dapat melindungi mulut dari penyakit gusi dan peradangan, gigi berlubang, memperkuat otot-otot mulut, wajah dan melindunginya dari infeksi saluran pernafasan. Adapun ketika mencuci hidung dan menghirup air  ke dalamnya mampu menyelamatkannya dari bakteri yang terdapat di dalamnya. Bahkan orang-orang yang memelihara wudhu dengan baik, akan mampu melindungi hidungnya sehingga bebas dari bakteri. Dan ini akan melindungi hidung dari berbagai penyakit dan mencegah bakteri bergerak ke sistem pernafasan. Dapaun ketika membasuk wajah akan membuat wajah tampak segar dan penuh vitalitas dan melindunginya dari kuman dan debu. Allah berfirman:
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri” (Al-Baqarah: 222].
2. Berbagai studi lainnya juga menegaskan bahwa mencuci muka dapat membersihkan mata dari debu dan kuman.Dan melindunginya dari berbagai infeksi. Begitu pula dengan mencuci tangan akan menghapus sisa-sisa keringat yang terdapat di permukaan kulit dan membuka pori-pori kulit sehingga dapat bernapas dengan baik. Ditambah lagi dapat menghapus lemak dan minyak yang terdapat pada kulit wajah dan tangan oleh adanya sekresi kulit. Dan ini tercermin secara positif pada kondisi tubuh yang sehat, nabi saw bersabda:
إِسْبَاغُ الْوُضُوْءِ شَطْرُ الإِيْمَانِ
“Menyempurnakan wudhu adalah bagian dari Iman” (Muslim)
3. Para Dokter juga mengatakan bahwa mencuci kaki dengan cara diusap dengan baik akan melindungi kulit dari infeksi dari kotoran kaki dan berbagai penyakit kulit yang terdapat di tempat itu. Begitupula dengan mencuci muka, tangan dan kaki    dengan cara diusap pada bagian-bagian tersebut akan mampu merevitalisasi aliran darah di pembuluh darah, dan ini tercermin pada kondisi psikologis orang yang beriman sehingga dapat menambah ketentraman dan ketenangan, dan menyingkirkan berbagai penyakit
emosi  psikologis yang buruk. Nabi saw bersabda:
مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ خَرَجَتْ خَطَايَاهُ مِنْ جَسَدِهِ حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ تَحْتِ أَظْفَارِهِ
“Barangsiapa berqudhu dengan baik maka akan keluarlah dossa-dosa dari tubuhnya sampai ada yang keluar dari bawah kukunya”. (Muslim)
4. Membasuh Telapak Tangan
Cuci tangan adalah cara pencegahan agar tidak terjangkit penyakit, seperti Hepatitis A, misalnya virusnya dapat dicegah masukke dalam tubuh dengan mencuci tangan, serta membasuh telapak tangan dapat merefleksikan diri, karena di telapak tangan terdapat banyak titik yang dapat menguntungkan bagi kesehatan kita. Menurut pandangan medis hal ini sangatlah rasional. Karena pada bagian tersebut terdapat banyak serabut saraf, arteri, vena, dan pembuluh limfe. Menggosok pada sela-sela jari sudah semestinya memperlancar aliran darah perifer (terminal) yang menjamin pasokan makanan dan oksigen.
Seorang ahli bedah diwajibkan membasuh kedua belah tangan setiap kali melakukan operasi sebagai proses sterilisasi dari kuman. Cara ini baru dikenal abad ke-20, padahal umat Islam sudah membudayakan sejak abad ke-14 yang lalu, yaitu dengan melakukan wudhu dan menganjurkan hidup dengan budaya menjaga kenersihan badan.
5. Membersihkan Hidung
Abu Hurairah radhiyallohu berkata, “Rosulullah Shallallohu ‘alaihi wa salam bersabda, apabila salah seorang dari kamu berwudhu, maka hiruplah air dengan lubang hidung, kemudian hembuskanlah” (HR. Muslim).
Hidung merupakan tempat yang banyak mengandung kotoran, karena setiap bernafas, semua kotoran yang terhirup disaring di hidung. Maka, dengan menghirup (istinsyaq) dan mengeluarkan air hidung (istinsar), semua kotoran dan kuman penyakit yang ada dapat dicegah masuk ke dalam tubuh serta dapat mempermudah proses pernafasan. Selain itu, dengan sering melakukan istinsyaq dan istinsar, kita dapat terhindar dari flu, dan kalaupun terserang, pasti akan segera sembuh, karena kuman-kuman atau virus yang ada akan segera hilang dari lubang hidung. Selain itu istinsyaq juga bisa untuk mensucikan selaput dan lendir hidung yang tercemar oleh udara kotor dan juga kuman. Selama ini kita ketahui selaput dan lendir hidung merupakan basis pertahanan pertama pernapasan. Dengan istinsyaq mudah-mudahan kuman infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dapat dicegah. Begitu pula dengan pembersihan telinga sampai dengan pensucian kaki beserta telapak kaki yang tak kalah pentingnya untuk mencegah berbagai infeksi cacing yang masih menjadi masalah terbesar di negara kita.
Hasil penelitian yang dilakukan salah satu komite kongres antar negara-negara Islam di Kairo mengatakan bahwa membersihkan hidung sebanyak 5 x dalam setiap wudhu dapat menjaga kenyamanan rongga-rongga itu dari penyakit infeksi peradangan, sehingga organ-organ tubuh terlindungi dari serangan kuman yang bersarang di dalam rongga hidung.
Dalam buku yang berjudul “Al-I'jaaz Al-Ilmiy fii Al-Islam wa Al-Sunnah Al-Nabawiyah” dijelaskan, ilmu kontemporer menetapkan setelah melalui eksperimen panjang, ternyata orang yang selalu berwudhu mayoritas hidung mereka lebih bersih, tidak terdapat berbagai mikroba. Dari hidung, kuman masuk ke tenggorokan dan terjadilah berbagai radang dan penyakit. Apalagi jika sampai masuk ke dalam aliran darah. Barangkali inilah hikmah dianjurkannya istinsyaaq (memasukkan air ke dalam hidung) sebanyak tiga kali kemudian menyemburkannya setiap kali wudhu.
6. Membasuh Wajah
Dengan membasuh wajah depresi dapat berkurang dan sekaligus membuat wajah terasa lebih segar dan sehat. Tak hanya itu saja, membasuh wajah juga dapat mencegah penuaan dini dan membantu kulit untuk bernafas. Kulit yang sebelumnya masih tertutup oleh debu atau make updapat dibersihkan dengan membasuh wajah, sehingga kulit dapat bernafas lagi.

Pada malam hari, kulit bekerja lebih keras, saat itu terjadi hal khusus dalam perilaku kulit. Aliran darah menjadi meningkat, kebutuhan oksigen semakin banyak dan metabolisme kulit meningkat. Semua ini merupakan indikator bahwa kulit mempersiapkan diri untuk memperbaiki diri. Secara alami, kulit memperbaiki kerusakan yang terjadi saat aktivitas siang hari dan kulit mempersipkan diri untuk menghadapi hari esok.
7. Membasuh Tangan Hingga Siku
Menurut para pakar, membasuh kedua tangan dapat membuang energi buruk yang ada di dalam tubuh melalui ujung jari yang dialiri air. Pada tangan sampai siku juga terdapat titik akupuntur yang menyembuhkan penyakit pada dada, paru-paru, tenggorokan, lambung, jantung dan organ gerak bagian atas. Titik-titik yang dapat menghilangkan rasa cemas pun terdapat pada bagian ini.
8. Mengusap Kepala
Dengan membasuh kepala, pikiran menjadi jernih, ingatan menjadi tajam, rambut tidak cepat rontok dan terhindar dari penyakit Alzheimer pikun. Hal ini dikarenakan pada dahi terdapat titik-titik yang berhubungan dengan otak dan syaraf manusia.
9. Membasuh Telinga
Membasuh telinga dapat merangsang titik pendengaran dan keseimbangan, serta dapat membersihkan kotoran-kotoran yang menempel di lekukan-lekukan telinga.
Pada bagian telingga juga ada titik akupunturnya. Menurut cabang spesifikasi kedokteran di China, bagian telinga bisa direpresentasikan sebagai tubuh manusia. Bentuk telinga ini serupa dengan bentuk tubuh saat meringkuk dalam rahim ibu. Kepalanya adalah bagian yang sering dipasang anting. Dalam lubang adalah rongga tubuh tempat tersimpannya organ-organ dalam. Melakukan stimulasi seperti wudhu akan berpengaruh baik terhadap fungsi organ dalam. Adapun lingkaran luar menggambarkan punggung. Pemijatannya juga seolah melakukan stimulasi daerah punggung dan ruas-ruas tulang belakang.
10. Membasuh Kaki
Wudhu yang dilakukan 5 x sehari dapat menghilangkan unsur-unsur kimia dari kulit luar dan mencegah terjangkiti penyakit kanker. Cahaya matahari yang mengandung sinar ultraviolet mempuyai dampak buruk bagi kulit, yaitu dapat menciptakan kanker kulit, namun sinar ini hanya akan menimpa organ-organ tubuh luar. Dengan berwudhu, maka kulit luar menjadi selalu basah dan sel-sel lapisan dalam kulit dapat terhindar dari sengatan sinar yang membahayakan tubuh.
Selain dari segi medis, banyak sekali manfaat wudhu untuk diri kita sendiri. Mau tahu manfaat wudhu apa lagi bagi tubuh kita, ini dia manfaat wudhu dari segi Agama :
1. Menghilangkan Dosa 
Abdullah as-Shanabiji meriwayatkan, Rosulullah Shallallohu ‘alaihi wa salam bersabda, “Apabila seseorang berwudhu dan dimulai dengan kumur-kumur, maka keluarlah semua dosa dari mulutnya. Apabila dia membersihkan hidung, maka keluarlah semua dosa dari hidungnya. Apabila dia membasuh muka, keluarlah semua dosa dari wajah dan kedua matanya. Apabila dia membasuh kedua tangan, maka keluarlah semua dosa dari kedua tangan itu hingga dari kuku-kuku jari tangannya. Apabila dia membasuh kepala, maka keluarlah dosa dari kepalanya hingga ke telinga. Dan apabila membasuh kedua kaki, maka keluarlah semua dosa dari kaki dan dari kuku-kuku jari kakinya. Kemudian, perjalanannya ke masjid dan sholat sunnah di dalamnya akan mendatangkan tambahan pahala untuk dirinya” (HR. Nasai) 
2. Sebagian Dari Iman
Abu Malik al-Asy’ari berkata, “Rosulullah Shallallohu ‘alaihi wa salam bersabda, “Bersuci itu separuh dari iman, bacaan Alhamdulillah itu memenuhi timbangan (mizan), bacaan subhaanallah wal hamdu lillah pahalanya memenuhi ruang antara beberapa langit dan bumi, sholat adalah cahaya, sedekah adalah bukti keimanan, sabar adalah sinar dan Al-Qur’an adalah hujjah yang mendukungmu atau mengalahkanmu, setiap orang itu pergi lalu menjual dirinya. Maka ada orang yang memerdekakan dirinya dan ada yang membinasakan dirinya”(HR. Muslim)
3. Mengangkat Derajat
Rosulullah bersabda, “Apakah kamu ingin aku tunjukkan sesuatu yang akan menghapus kesalahan dan mengangkat derajat.” Mereka berkata (sahabat), “Tentu ya, Rosul !” Sempurnakanlah wudhu … dan perbanyaklah melangkah ke masjid …. “ (HR. Muslim)
4. Menghilangkan Amarah
Rosulullah bersabda, “Marah itu bersumber dari setan. Setan itu diciptakan dari api, sedangkan api dapat dipadamkan dengan air. Oleh karena itu, bila salah seorang di antara kalian marah, maka hendaknya dia memadamkannya dengan wudhu” (HR. Ahmad)
Selain memiliki banyak keutamaan, wudhu ternyata sangat bermanfaat terhadap kesehatan. Dr Ahmad Syauqy Ibrahim, peneliti bidang penderita penyakit dalam dan penyakit jantung di London mengatakan: "Para Pakar sampai pada kesimpulan mencelupkan anggota tubuh ke dalam air akan mengembalikan tubuh yang lemah menjadi kuat, mengurangi kekejangan pada syaraf dan otot, menormalkan detak jantung, kecemasan, dan insomnia (susah tidur).
Umy Amanah
Powered by Blogger.