Saturday, August 30, 2014
Arti Lambang UNS
Published :
Saturday, August 30, 2014
Author :
Unknown
Anatomi lambang UNS berbentuk bunga
dengan 4 daun bunga sebagai visualisasi bangsa, yang berarti pendidikan
putra-putri bangsa yang kelak akan mengharumkan nama bangsa &
negara, Tiga daun bunga; atas, samping kanan & samping kiri
merupakan pengejawantahan tri dharma perguruan tinggi, Satu daun bunga
dibawah terdiri atas 5 satuan melambangkan sila-sila Pancasila, garis
pembentuk 4 daun bunga dibuat secara berantai sedemikian rupa
menggambarkan kesatuan civitas akademika UNS.
Bunga melambangkan bangsa Indonesia;
tiga daun bunga merupakan pengejawantahan Tri Dharma Perguruan Tinggi,
dan gerigi yang berujung lima pada daun bunga di bawah merupakan lambang
kelima sila dari Pancasila; garis tepi yang tidak terputus-putus
merupakan gambaran dari kesatuan dan persatuan warga Universitas.
Bentuk kepala putik bunga digambarkan sebagai Wiku
yang berasal dari bahasa Pali , yang kurang lebih bermakna orang yang
berilmu. Wiku dengan nyala api di pusat wajahnya melambangkan pancaran
pikiran yang penuh kebijaksanaan, kearifan dan keluhuran budi serta
sinar keabadian ilmu pengetahuan.
Rangkaian kata yang melingkar merupakan candra sengkala yang masing-masing mengandung makna: mangesti berarti angka 8, luhurberarti angka 0, ambangun berarti angka 9, dan nagara
berarti angka 1; dengan dibaca dari belakang menunjukkan angka 1908,
yaitu tahun Jawa ketika berdirinya Universitas pada tahun masehi 1976; praba yang melingkar dan bersinar melambangkan pancaran kesucian dan keluhuran budi.
Kesatuan hal-hal tersebut berada di
dalam lingkaran yang bertuliskan Universitas Sebelas Maret dan singkatan
UNS. Warna biru langit melambangkan ikrar kesetiaan dan kebaktian
kepada Negara, Bangsa dan Ilmu Pengetahuan.
Secara keseluruhan lambang UNS
memvisualisasikan cita-cita luhurnya untuk membangun bangsa, Candra
Sangkala itu seolah Praba yang bersinar, Praba dalam sejarah agama &
pewayangan dipakai oleh orang suci, bijaksana dan berbudi luhur. Pusat
lambang itu adalah otak Wiku (orang yang berilmu) yang digambarkan
sebagai nyala api, mengisyaratkan sinar keabadian ilmu pengetahuan yang
menerangi menuju pensejahteraan manusia. Warna biru laut merupakan ikrar
kesetiaan dan kebaktian terhadap bangsa, negara, tanah air dan ilmu
pengetahuan.
sumber : http://uns.ac.id/id/tentang-uns/arti-lambang-uns/
Sejarah UNS
Published :
Saturday, August 30, 2014
Author :
Unknown
“Kebeningan
matahari pagi tanggal 11 Maret 1976, hari Kamis Kliwon, menambah cerah
dan semaraknya sepanjang jalan tengah alun-alun utara Solo hingga sampai
di Siti Hinggil. Hiasan warna warni dari kain dan janur, permadani
merah bersih yang tergelar mulai dari Pegelaran sampai di Siti
Hinggil dan terpugarnya wajah bangunan Siti Hinggil sendiri, menjadikan
tempat upacara.” (Abu Alim Masykuri, 1977)
Sebelas Maret jam 10.00 pagi, dengan
dibacanya Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang pembukaan
“Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret”, maka Universitas Sebelas
Maret (UNS) resmi berdiri sebagai Perguruan Tinggi Negeri di Solo.
Pemandangan yang meriah meramaikan peresmian universitas negeri yang
telah ditunggu kelahirannya sejak lama itu. Cikal bakal UNS sendiri
dapat dirunut jejaknya dari 1950-an.
Pada masa itu, Solo telah memiliki
keinginan untuk mendirikan sebuah universitas negeri sendiri, mengingat
kota lain telah memiliki universitas yang umurnya bahkan telah mencapai
puluhan tahun. Namun, akibat perang, penyatuan pemerintahan, kekeruhan
arus politik, ekonomi rakyat rusak, dan lain-lainnya, universitas negeri
di Solo belum dapat diwujudkan.
Pada 1953, setelah semua kekacauan
berakhir, timbul keinginan mewujudkan universitas itu kembali. Hal ini
mengingat Solo sebagai pusat kebudayaan Jawa asli, serta terdapat
potensi yang besar di lapangan perguruan, baik tenaga pengajar dan
siswanya. Panitia pendirian universitaspun dibentuk, dengan ketua
Mohammad Saleh, Wali Kota Solo saat itu. Hanya saja, usaha ini gagal
sebelum sempat dimulai.
Penyebabnya adalah tidak adanya sumber
keuangan baik dari pemerintah daerah dan pusat, timbulnya keinginan
sementara golongan untuk mendirikan universitas swasta secara
sendiri-sendiri, dan kurang mendapat simpati beberapa orang dari
Universitas Gajah Mada. Adanya hambatan dan pembangunan yang sedang
dilakukan di Kota Solo membuat gagasan pendirian itupun lenyap. Hal itu
ditambah pula dengan kegaduhan politik antarpartai yang berebut
kekuasaan di pemerintahan.
Sepuluh tahun kemudian, pada 1963,
mendadak muncul Universitas Kota Praja Surakarta (UPKS). Universitas ini
diinisiasi oleh pemerintah daerah kala itu, yang dipimpin oleh Utomo
Ramelan. Di masa ini pula, Partai Komunis tengah tumbuh dengan baik.
Berbagai lini kehidupan juga terpengaruh keadaan itu. Begitu pula dengan
UPKS, ilmu tentang sosialisme berkembang di dunia pendidikan
universitas. Umur universitas ini juga tidak lama. Saat peristiwa G30 S
pecah di Indonesia, universitas ini pun akhirnya terkubur karena semua
hal yang berbau sosialisme/komunisme kemudian dilarang.
Gagasan pendirian universitas muncul
lagi pada 11 Januari 1968, saat R. Kusnandar menjadi Wali Kota Kepala
Daerah Kota Madya Surakarta. Ia pun membentuk panitia pendirian
universitas. Hanya, seperti panitia yang terbentuk sebelumnya, panitia
inipun gagal. Latar belakang kegagalan ini juga masih sama dengan
sebelumnya, yaitu pemerintah pusat waktu itu tidak dapat membiayai
pendirian universitas negeri di Solo serta keuangan daerah Solo ketika
itu juga tidak mampu untuk membiayainya.
Di saat yang hampir bersamaan, pada
1966, Universitas Nasional Saraswati pun mengajukan dirinya untuk
menjadi universitas negeri. Hal itu diperbolehkan oleh menteri.
Kemudian, beserta universitas swasta dan kedinasan lainnya, sekumpulan
universitas ini menjadi satu universitas baru bernama Universitas
Gabungan Surakarta (UGS). Pada 1 Juni 1975, delapan universitas yang
tergabung dalam UGS resmi didirikan. Kedelapan universitas itu adalah:
STO Negeri Surakarta, PTPN Veteran Surakarta, AAN Saraswati, Universitas
Cokroaminoto, Universitas Nasional Saraswati, Universitas Islam
Indonesia cabang Surakarta, Universitas 17 Agustus 1945 cabang
Surakarta, dan Institut Jurnalistik Indonesia Surakarta.
Pada penghujung Desember 1975, Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan meninjau UGS dan memastikan bahwa pada 11
Maret 1976, UGS akan di-”negerikan.”
Selanjutnya, UGS akan digabung dengan
perguruan tinggi negeri dan swasta lain untuk membentuk universitas
negeri di Solo. Perguruan tinggi tersebut adalah: Institut Keguruan dan
Ilmu Pendidikan Negeri, Sekolah Tinggi Olahraga, Akademi Administrasi
Niaga Negeri yang sudah diintegrasikan ke Akademi Administrasi Niaga
Negeri di Yogyakarta, Universitas Gabungan Surakarta, Fakultas
Kedokteran P. T. P. N. Veteran cabang Surakarta. Universitas tersebut
terdiri atas 9 fakultas, yaitu: Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas
Keguruan, Fakultas Sastera Budaya, Fakultas Sosial Politik, Fakultas
Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian serta
Fakultas Teknik.
Dengan tuntasnya persiapan, akhirnya Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret resmi berdiri pada 11 Maret 1976.[]
sumber : http://uns.ac.id/id/tentang-uns/sejarah-uns/
Selintas UNS
Published :
Saturday, August 30, 2014
Author :
Unknown
Selintas UNS
Univesitas
Sebelas Maret atau yang biasa dikenal UNS merupakan salah satu
perguruan tinggi yang berada di kota Solo, The Spirit of Java. Terletak
di sisi timur kota Solo, UNS memiliki kampus dengan suasana kondusif,
teduh, rimbun pepohonan, asri, dan nyaman untuk mendukung kesuksesan
pembelajaran para mahasiswanya. Dengan kondisi itu, tak sedikit pihak
yang lantas mengenal UNS sebagai green campus.
Tak hanya itu, perkuliahan di UNS pun
didukung dengan dosen-dosen yang berkompeten, terampil, dan memiliki
banyak pengalaman di bidangnya. Saat ini UNS memiliki mahasiswa sebanyak
35.562 mahasiswa yang dibimbing dengan jumlah tenaga pengajar 1.634
dosen. Dari 1.634 dosen itu terbagi dalam beberapa kualifikasi,
meliputi: 1.108 bergelar master, 316 doktor, dan 95 guru besar.
Selama kurun waktu 37 tahun UNS berdiri
telah menghasilkan lulusan sebanyak lebih dari 130.000 alumni yang kini
banyak menempati pos-pos vital di berbagai instansi baik pemerintah
maupun swasta.
Kegiatan pembelajaran di kampus juga
dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan yang memiliki koleksi hampir
400.000 eksemplar. Secara lebih detil, koleksi perpustakaan UNS
memiliki: 283.694 eksemplar buku ilmiah, 30.350 koleksi majalah dan
koran serta 10.823 jurnal. Jumlah itu masih ditambah dengan ribuan
koleksi dalam bentuk digital.
Selama menempuh di UNS tersedia pula
berbagai jenis beasiswa baik dari intansi swasta maupun pemerintah. Pada
tahun 2012, UNS menyalurkan beasiswa sebanyak lebih dari Rp 22,8 miliar
bagi 3.778 mahasiswa. Pada tahun yang sama, UNS menerima mahasiswa
peraih beasiswa bidik misi sebanyak 1.020 mahasiswa.
Selintas UNS ditutup dengan capaian UNS
meraih bintang dua versi The Higher Education Suplement-Quacquarelli
Symonds (THES-QS) Stars pada tahun 2011 dan 2012. Capaian itu semakin
mengokohkan UNS menuju universitas berreputasi internasional.[]
Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS)
Published :
Saturday, August 30, 2014
Author :
Unknown
Visi, Misi, Tujuan dan Budaya Kerja
Visi Menjadi pusat pengembangan ilmu, teknologi, dan seni yang unggul di tingkat internasional dengan berlandaskan pada nilai-nilai luhur budaya nasional. Misi- Menyelenggarakan pendidikan dan pengajran yang menuntut pengembangan diri dosen dan mendorong kemandirian mahasiswa dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
- Menyelenggarakan penelitian yang mengarah pada penemuan baru di bidang ilmu, teknologi, dan seni.
- Menyelenggarakan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang berorientasi pada upaya pemberdayaan masyarakat.
- Terciptanya lingkungan yang mendorong warga kampus mengembangkan kemampuan diri secara optimal.
- Dihasilkannya lulusan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani, rohani, dan sosial.
- Terciptanya wahana pengembangan IPTEK yang berdaya guna dan berhasil guna
- Terwujudnya desiminasi hasil pendidikan dan pengajaran serta penelitian kepada masyaarkat sehingga terjadi transformasi berkelanjutan untuk kehidupan yang lebih sejahtera.
- Terbangunnya pengembangan nilai-nilai luhur budaya nasional sebagai salah satu landasan berpikir, bersikap, dan berperilaku dalam kehidupan
- Terwujudnya pranata kehidupan yang beradab menuju terciptanya masyarakat yang tertib dan damai
- Terciptanya kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdaulat, bersatu, adil, dan makmur
- Terwujudnya Universitas Sebelas Maret sebagai universitas bereputasi internasional (internationally reputable university)
Budaya Kerja
Achievement Orientation = Orientasi berprestasi
Bekerja dengan baik dan melampaui standar prestasi yang ditetapkan dan terus menerus meraih keunggulan
Customer Satisfaction = Kepuasan pengguna jasa
Melayani dan memenuhi kebutuhan pengguna jasa secara memuaskan
Teamwork = Kerjasama
Mampu bekerjasama dalam institusi
Integrity = Integritas
Terbuka, jujur, adil dan disiplin. Satunya kata dengan perbuatan
Visionary = Visioner
Mampu menetapkan sasaran jangka panjang dan mudah menerima perubahan dalam institusi
Entrepreneurship = Kewirausahaan
Mengolah sumberdaya agar memiliki nilai tambah dan keunggulan dari peluang yang ada
Saturday, August 16, 2014
Dari-Nya Untuk Diriku (UNS)
Published :
Saturday, August 16, 2014
Author :
Unknown
Pagi itu aku benar-benar menangis, kegagalanku sebelumnya seolah sirna dengan untaian air mata. Pagi itu aku diberi sebuah nikmat bahagia, nikmat kewajiban yang harus aku laksanakan. Aku seolah lupa itu keberhasilan dari kegagalanku yang ke berapa? Namun pagi itu aku yakin, Alloh SWT telah memberikan hal besar untukku.
Pagi itu 11 Agustus 2014 pukul 7:34 a.m Alloh SWT memberikan sesuatu yang aku butuhkan, bukan apa yang aku inginkan. Kegagalanku ada banyak, namun yang aku ingat untuk yang terakhir-terakhir ini adalah kegagalanku dalam SNMPTN dan SBMPTN. Namun dengan penuh rasa syukur alhamdulillah Alloh SWT memberiku sesuatu yang takan ternilai, awalnya memasuki bulan Agustus aku beranggapan bahwa bulan ini akan penuh penderitaan, sayangnya aku salah karena di hari Senin, 11 Agustus 2014 itu aku diberi kebahagiaan. Pemberian sebuah tempat pembelajaraan untukku tentunya untuk terus belajar. Yah, ... Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), memang tempat ini tak terlintas di benakku untuk aku menjadi bagian di dalamnya. Yah,... aku seolah orang yang tak bangun-bangun dari mimpi ini, menjadi bagian dari Universitas idaman banyak orang.
Disini aku tak ingin berbicara masalah perasaan yang aku rasakan waktu itu, karena perasaan itu tak bisa kutuliskan, hanya bisa aku rasakan, tulisan itu dibuat hanya untuk ungkapan sekelumit kebahagiaan yang dapat aku lontarkan. Ketahuilah, bahwa mimpiku memang menjadi bagian dari Universitas Negeri Jendral Soedirman (UNSOED) Purwokerto, namun Alloh berkehendak lain, aku berpendapat bahwa Alloh memiliki rencana bahwa apa yang aku butuhkan ada di kota yang biasanya disebut dengan dua nama kondang itu, yeah Solo atau Surakarta itu sama saja.
Aku selalu ingat bahwa "Alloh SWT. terkadang memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan." Keinginan terkadang adalah sebuah impian, namun aku yakin bahwa yang sekaranglah bentuk masa depan yang akan datang. Aku tau bahwa "UNSOED memang IMPIAN, tapi aku yakin bahwa UNS adalah MASA DEPAN, Insya Alloh -aamiin." Banyak cara yang Alloh SWT gariskan untukku namun sekarang dengan penuh rasa syukur, tanggung jawab dan usaha serta doa aku yakin bahwa inilah jalan hidupku dan inilah garis hidupku yang akan aku jalani sebaik mungkin.
Hari ini impianku sebenarnya tercapai, tapi tak benar-benar terrealisasi. Yeah,.... hari ini tepat 16 Agustus 2014 aku diterima di universitas yang aku impikan semasa aku memulai bangku SMA, Universitas Jendral Soedirman (UNSOED) Purwokerto menerimaku di program study yang sama dengan di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) yaitu S1 SASTRA INDONESIA. Mungkin memang rejekiku di bidang sastra. Dengan tanpa penyesalan hari ini aku bahagia meski aku tak sepenuhnya memilikinya (UNSOED) tapi aku pernah diterima olehnya. Tapi aku percaya Alloh SWT memberikanku UNS bukan tanpa alasan. Alasan apa? Akupun akan mencaritahunya, dengan menjalani kewajibanku sebaik-baiknya menjadi bagian dari UNS.
Niatku tak pernah berunah bahwa aku menuntut ilmu merupakan pelaksanaan kewajibanku pada Alloh SWT seperti yang tercantum dalam Al Qur'an. Selebihnya, akan aku berikan hasil yang terbaik untuk orangtuaku, keluargaku, sahabatku dan orang-orang yang selalu mendoakanku. Selamat tinggal UNSOED IMPIANKU dan selamat datang UNS MASA DEPANKU.
Umy Amanah
LIKA-LIKU HIDUP
![]() |
| 27 Mei 2014 |
![]() |
| 16 Juli 2014 |
![]() |
| 11 Agustus 2014 |
![]() |
| 16 Agustus 2014 |
Friday, August 1, 2014
HEBATNYA SHOLAT SUNNAH TAHAJUD
Published :
Friday, August 01, 2014
Author :
Unknown
“Jika matahari sudah terbenam, aku gembira dengan datangnya malam dan manusia tidur karena inilah saat hanya ada Allah dan aku.” Sejarah telah mencatat bahwa Rasulullah Saw dan para sahabat selalu
melaksanakan shalat tahajud. shalat tahajud adalah shalat yang sangat
mulia. Keajaiban melaksanakan shalat tahajud telah tercatat dalam
alquran. Ada beberapa keajaiban shalat tahajud seperti berikut ini:
1. Shalat Tahajud sebagai tiket masuk surga.
Abdullah Ibn Muslin berkata “kalimat yang pertama kali ku dengar dari
Rasulullah Saw saat itu adalah, “Hai sekalian manusia! Sebarkanlah
salam, bagikanlah makanan, sambunglah silaturahmi, tegakkan lah shalat
malam saat manusia lainnya sedang tidur, niscaya kalian masuk surga
dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah).
2. Amal yang menolong di akhirat.
Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada
di dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil
apa yang Allah berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka adalah telah
berbuat baik sebelumnya (di dunia), mereka adalah orang-orang yang
sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun
kepada Allah).” (QS. Az Zariyat: 15-18)
Ayat di atas menunjukkan bahwa orang yang senantiasa bertahajud Insya
Allah akan mendapatkan balasan yang sangat nikmat di akhirat kelak.
3. Pembersih penyakit hati dan jasmani.
Salman Al Farisi berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Dirikanlah shalat
malam, karena sesungguhnya shalat malam itu adalah kebiasaan
orang-orang shaleh sebelum kamu, (shalat malam dapat) mendekatkan kamu
kepada tuhanmu, (shalat malam adalah) sebagai penebus perbuatan buruk,
mencegah berbuat dosa, dan menghindarkan diri dari penyakit yang
menyerang tubuh.” (HR. Ahmad)
4. Sarana meraih kemuliaan.
Rasulullah Saw bersabda, “Jibril mendatangiku dan berkata, “Wahai
Muhammad, hiduplah sesukamu, karena engkau akan mati, cintailah orang
yang engkau suka, karena engkau akan berpisah dengannya, lakukanlah apa
keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya, ketahuilah bahwa
sesungguhnya kemuliaan seorang muslim adalah shalat waktu malam dan
ketidakbutuhannya di muliakan orang lain.” (HR. Al Baihaqi)
5. Jalan mendapatkan rahmat Allah.
Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Semoga Allah
merahmati laki-laki yang bangun malam, lalu melaksanakan shalat dan
membangunkan istrinya. Jika sang istri menolak, ia memercikkan air di
wajahnya. Juga, merahmati perempuan yang bangun malam, lalu shalat dan
membangunkan suaminya. Jika sang suami menolak, ia memercikkan air di
wajahnya.” (HR. Abu Daud).
6. Sarana Pengabulan permohonan.
Allah SWT berjanji akan mengabulkan doa orang-orang yang menunaikan shalat tahajud dengan ikhlas. Rasulullah Saw Bersabda,
“Dari Jabir berkata, bahwa nabi Saw bersabda, “Sesungguhnya di malam
hari , ada satu saat yang ketika seorang muslim meminta kebaikan dunia
dan akhirat, pasti Allah memberinya, Itu berlangsung setiap malam.” (HR.
Muslim)
7. Penghapus dosa dan kesalahan.
Dari Abu Umamah al-Bahili berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda,
“Lakukanlah Qiyamul Lail, karena itu kebiasaan orang saleh sebelum
kalian, bentuk taqarub, penghapus dosa, dan penghalang berbuat salah.”
(HR. At-Tirmidzi)
8. Jalan mendapat tempat yang terpuji.
Allah berfirman,
“Dan pada sebagian malam bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah
tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang
terpuji.” (QS. Al-Isra’:79)
9. Pelepas ikatan setan.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw bersabda,
“Setan akan mengikat kepala seseorang yang sedang tidur dengan ikatan,
menyebabkan kamu tidur dengan cukup lama. Apabila seseorang itu bangkit
seraya menyebut nama Allah, maka terlepaslah ikatan pertama, apabila ia
berwudhu maka akan terbukalah ikatan kedua, apabila di shalat akan
terbukalah ikatan semuanya. Dia juga akan merasa bersemangat dan
ketenangan jiwa, jika tidak maka dia akan malas dan kekusutan jiwa.”
10. Waktu utama untuk berdoa.
Amru Ibn ‘Abasah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya
Rasulullah! Malam apakah yang paling di dengar?”, Rasulullah Saw
menjawab, “Tengah malam terakhir, maka shalat lah sebanyak yang engkau
inginkan, sesungguhnya shalat waktu tersebut adalah maktubah masyudah
(waktu yang apabila bermunajat maka Allah menyaksikannya dan apabila
berdoa maka didengar doanya)” (HR. Abu Daud)
11. Meraih kesehatan jasmani.
“Hendaklah kalian bangun malam. Sebab hal itu merupakan kebiasaan
orang-orang saleh sebelum kalian. Wahana pendekatan diri pada Allah Swt,
penghapus dosa, dan pengusir penyakit dari dalam tubuh.” (HR.
At-Tarmidzi)
12. Penjaga kesehatan rohani.
Allah SWT menegaskan bahwa orang yang shalat tahajud akan selalu
mempunyai sifat rendah hati dan ramah. Ketenangan yang merupakan
refleksi ketenangan jiwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari di
masyarakat.
Allah Berfirman, “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu
(ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan
apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata
yang baik. Dan orang yang melewati malam hari dengan bersujud dan
berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64)
Keajaiban shalat tahajud sudah terbukti, maka bertahajudlah!
Mungkin masih banyak lagi keajaiban shalat tahajud yang mungkin
terlewat dari tulisan ini. Yang pasti shalat tahajud merupakan shalat
yang bagus sebagai ibadah tambahan bagi kita.
Umy Amanah
Subscribe to:
Posts (Atom)
Powered by Blogger.
PENGUNJUNG MAMPIR
ABOUT ME
FOLLOWERS ME
Translate
LABELS BLOG
#DearMe
(4)
#ME
(5)
ARTIKEL
(8)
Berbagi Pengetahuan
(5)
Bhs. Indonesia
(6)
Bhs. Inggris
(1)
Bhs. Jawa
(2)
Blogging dan SEO
(4)
Buku
(4)
Cerita Jalan
(13)
Cerita Mahasiswa
(5)
CERPEN
(7)
CINTA
(7)
DAKWAH SINGKAT
(8)
Desain
(1)
FENOMENA ALAM
(10)
FOKLOR
(1)
FSSR
(8)
Health
(1)
INSPIRASI TAK TERDEFINISI
(1)
IPS Geografi
(19)
IPS Sejarah
(18)
IPS Sosiologi
(5)
Kuliner
(1)
Lagu Barat
(8)
Lagu Indonesia
(3)
MLyric
(11)
Paradise
(8)
PART OF POETRY
(39)
PART OF TULISANKU
(22)
Pendidikan Kewarganegaraan
(3)
PENGALAMAN
(1)
Perbincangan
(1)
Petualangan Bersama Allah Swt.
(2)
Project Hidup
(3)
PUISI MENGINSPIRASI
(2)
Reality
(2)
Reward
(3)
Sahabat dan Teman
(5)
sasindo_B14
(3)
SASTRA
(25)
SASTRA INDONESIA
(5)
SEMPAT CERITA
(36)
Seni Rupa
(4)
SERVER PELAJAR
(2)
Surat Terbuka
(1)
TUGAS KAMPUS
(7)
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
(15)
Wudhu dan Sholat
(4)
PALING SERING DIBACA
-
Dlam melakukan pembangunan berkelanjutan harus memenuhi ciri-ciri pembangunan berkelanjutan itu sendiri. Ciri-ciri pembangunan berkelanjuta...
-
Ada 4 teori masuknya ajaran agama Hindu Budha ke Indonesia. Teori teori tersebut yaitu: a. Teori Brahmana Teori Brahmana meng...
-
Setelah belajar mengenai kualitas lingkungan hidup dan macam-macam kualitas lingkungan hidup. Kini saatnya kita mempelajari faktor-fakt...
-
Di SMA Negeri 2 Purbalingga tepatnya di kelas XI, Pak Joko (Guru Bahasa Indonesia) menugaskan kami untuk membuat biografi temanya orang...
-
Setelah sebelumnya kita siswa kelas XI SMA telah mempelajari Faktor-faktor yang mempengaruhi lingkungan hidup, kini saatnya kita mempel...
-
Perbedaan Imperialisme Kuno dan Modern Imperialisme Kuno : 1. Segi waktunya : Sebelum Revolusi Industri 2. Semboyan : 3 G ...
-
Setelah mempelajarai definisi perubahan sosial dalam masyarakat, tentunya kita juga harus mengetahui cirinya. Berikut merupakan ciri-ci...
-
Telah mempelajari materi Lingkungan Hidup dari pengertian, unsur, kaidah atau hukum yang berlaku. Kini saatnya kita mempelajari Fakto-f...
-
ANALISIS SEKUEN NOVEL CINTAKU DI KAMPUS BIRU Karya Ashadi Siregar Dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Kesusastraan D...








